Yang dimaksud dengan pengarang dan karya yang diciptanya dalam tradisi manuskrip ini adalah penciptaan kembali kitab Fath al-Rahman karya Zakaria al-Ansari oleh penyalin anonim. Penyalin anonim yang mencipta semula kitab Fath al-Rahman dalam makalah ini tentunya berbicara mengenai diri dan identitasnya sebagai pengarang yang mengungkapkan pesona dan kewibawaannya telah mencipta kitab Fath al-Rahman. Pesona dan kewibawaan itu menurut Michel Foucault identik dengan identitas dan peranan diri pengarang dalam menghasilkan karya. Walaupun pengarang bukanlah sumber maupun titik asal penciptaan karya, pengarang tetaplah mengungkapkan pesona dan kewibawaannya sebagai pencipta karya yang tertumpu kepada kuasa pengarang mencipta dan memaknai karya, serta kuasa masyarakatnya menerima dan menghormati diri pengarang dan karyanya.Kata kunci: penyalin anonim dan pengarang, pesona dan kewibawaan, mencipta dan memaknai karya, tanggapan masyarakat Authors and their works in this manuscript tradition here mean the recreation of Zakaria al-Ansari’s book, Fath al-Rahman, by anonymous copyist. The anonymous copyist who recreates the Fath al-Rahman in this paper certainly speak about him/herself and his/her identity as an author who expresses his/her charm and authority that he/she has written Fath al-Rahman. These charm and authority, according to Michel Foucault, are identical with identity and the role of the author in creating his/her work. Even though authors are not the source or the original point of the creation of work, authors use their charm and authority as the creator of work which are concentrated on the authority of the authors in creating and giving meaning to their works, and the power of their society in accepting and respecting the authors and their works.Keywords: anonymous copyist and author, charm and authority, creating and giving meaning to the works, society’s responses