Nasrullah Nurdin
Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Apresiasi Intelektual Islam terhadap Naskah Klasik Keagamaan Nasrullah Nurdin
Jurnal Lektur Keagamaan Vol 13 No 2 (2015)
Publisher : Center for Research and Development of Religious Literature and Heritage, Agency for Research and Development and Training, Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.53 KB) | DOI: 10.31291/jlk.v13i2.237

Abstract

Naskah klasik (manuskrip, manuscripts) nusantara merupakan salah satu kekayaan khas budaya bangsa Indonesia yang belum banyak tersentuh perhatian dan hanya terjamah dalam komunitas terbatas di kalangan para intelektual yang berkecimpung di bidangnya, sehingga keberadaannya dapat punah ditelan masa dan usia. Padahal, keberadaannya tidak ada bedanya dengan peninggalan cagar budaya lainnya, seperti candi, istana, tempat ibadah, museum, dan lain sebagainya, bahkan jumlah naskah klasik jauh lebih besar. Naskah Islam Nusantara merupakan salah satu warisan Islam yang tidak ternilai di negeri ini. Banyaknya naskah yang tersebar di masyarakat menarik minat para peneliti, pemerhati naskah, bahkan kolektor naskah untuk terus-menerus melakukan inventarisasi dan pendataan naskah-naskah tersebut. Pentingnya naskah atau manuskrip sebagai sebuah benda cagar budaya yang harus dilindungi dan bermanfaat bagi evaluasi dan pengembangan kebudayaan sudah barang tentu akan menjadi nilai tersendiri bagi bangsa ini di mata internasional. Artikel ini akan menyoroti hal-ihwal apresiasi kaum intelektual muslim Indonesia terhadap naskah klasik keagamaan.Kata kunci: Manuskrip, Filologi, Kebijakan Pemerintah, Apreasiasi Manuscripts of the archipelago is one of the important Indonesian cultural treasures which are mostly neglected and only being paid attention by limited intellectual communities who are expert in their field so that its existence is threatened with the passage of time. The existence of this manuscript is similar with that of other cultural legacies such as temples, palaces, places of worships, museums, etc. The number of manuscript is even more than these cultural heritages. Islamic manuscript of the archipelago is one of the invaluable Islamic heritages of this country. These large number of manuscripts have attracted the interest of researchers and those who are concerned with the manuscript and even the manuscript collectors to continually do inventorization and data recording of these manuscripts. The urgency of manuscript as a cultural heritage that needs to be protected for the sake of cultural evaluation and development in the future . This article will secutiuize some lights on Indonesian Muslim intellectual appreciation to the religious manuscript.Keywords: Manuscript, Filology, Government Policies, Appreciation.