Zul Ihsan Mua'rrif
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KUALITAS MANAJEMEN LABA SEBELUM DAN SETELAH PENGADOPSIAN INTERNATIONAL FINANCIAL REPORT STANDARD (IFRS) PADA JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) Zul Ihsan Mua'rrif
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.888 KB) | DOI: 10.25299/jtb.2019.vol2(1).3441

Abstract

Pengimplementasian IFRS dimaksudkan untuk memberikan kualitas pelaporan keuangan yang relevan dan dapat diterima secara umum, sehingga memberikan kemudahan bagi berbagai pihak dalam menilai perkembangan perusahaan. Dampaknya yaitu adanya signifikansi pendapatan yang diproksikan dengan kualitas manajemen laba. Pemilihan penelitian di Indonesia dikarenakan perkembangan keuangan syariah yang semakin meningkat dengan salah satu buktinya yaitu adanya berbagai indeks saham syariah. Salah satu indeks saham syariah yang paling likuid adalah JII. Dimana JII merupakan indeks saham syariah yang terpilih dari ISSI. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah pengadopsian IFRS dapat meningkatkan kualitas manajemen laba perusahaan yang terdaftar di JII. Penelitian ini mencakup periode sebelum dan setelah pengadopsian IFRS. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah konvergensi IFRS, terdapat peningkatan nilai laba perusahaan dibandingkan dengan sebelum pengadopsian IFRS. Dalam analisis sensitivitas masing-masing revenue dan PPE mempengaruhi manajemen laba. Revenue juga mengalami peningkatan setelah pengadopsian IFRS, akan tetapi PPE mengalami penurunan setelah pengadopsian IFRS. Penelitian ini menarik karena revenue dan PPE berbanding terbalik signifikansinya setelah IFRS.