Masalah yang dihadapi para remaja berhubungan dengan kebutuhan biologis, psikologis, sosial, yang tidak terpenuhi membuat remaja mengalami kesulitan dalam pemecahan masalah. Kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang baik dibutuhkan dalam diri remaja sehingga remaja memiliki kemampuan dalam pemecahan masalahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan pemecahan masalah pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 300 orang. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah Teknik Sampel Purposif. Skala yang digunakan untuk mengukur kecerdasan emosional diadaptasi dari Emotional Intelligence Scale (EIS). Skala yang digunakan untuk mengukur kecerdasan spiritual diadaptasi dari Spiritual Intelligence Self-Report Inventory (SISRI). Skala yang digunakan untuk mengukur pemecahan masalah diadaptasi dari Problem Solving Inventory (PSI). Analisis data menggunakan analisis regresi ganda dengan bantuan SPSS V.20. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan pemecahan masalah R = 0,437 p = 0,000. Terdapat hubungan positif dan signifikan kecerdasan emosional dengan pemecahan masalah r = 0,386 p = 0,000. Terdapat hubungan positif dan signifikan kecerdasan spiritual dengan pemecahan masalah r = 0,399 p = 0,000. Kata Kunci: kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, pemecahan masalah, remaja