Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui proses pembelajaran menulis karangan narasi dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dan model inkuiri terbimbing, 2) untuk mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis karangan narasi dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dan model inkuiri terbimbing, 3) untuk mengetahui model pembelajaran berbasis masalah lebih efektif dibandingkan dengan model inkuiri terbimbing dalam pembelajaran menulis karangan narasi, dan di kelas VII SMP Negeri 1 Kadugede. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekseprimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kadugede Kabupaten Kuningan. Teknik pengumpulan data adalah tes menulis karangan narasi. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan perhitungan uji hipotesis diperoleh t hit (6,586) > t daf (1,67), maka terima Hi artinya bahwa model pembelajaran berbasis masalah lebih efektif dibandingkan dengan model inkuiri terbimbing terhadap kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kadugede. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) proses pembelajaran menulis karangan narasi dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dibandingkan dengan model inkuiri terbimbing, 2) aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis karangan narasi dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah lebih baik dibandingkan dengan model inkuiri terbimbing, 3) model pembelajaran berbasis masalah lebih efektif dibandingkan dengan model inkuiri terbimbing terhadap kemampuan menulis karangan narasi.