Tria Marini
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI KASUS PERILAKU AGRESIF PADA ANAK USIA DINI Marini, Tria; Sholihah, Mar’atus; Nusir, Lidia
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i1.2851

Abstract

Perilaku agresif adalah luapan emosi yang ditunjukkan dalam bentuk amarah dan kekerasan yang diekspresikan melalui kata-kata (verbal) atau perilaku non-verbal. Anak-anak yang menunjukkan perilaku agresif sejak usia dini cendrung akan terus berperilaku agresif dan berujung pada perilaku antisosial yang berdampak pada masalah perkembangan sosialnya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan eksplanasi bentuk-bentuk perilaku agresif yang dilakukan anak usia dini dan penyebab terjadinya perilaku agresif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus tunggal, sumber data didapat dari Rf, guru dan orangtua. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, jumlah sampel dalam penelitian ini satu orang anak, satu orangtua dan tiga orang guru dan kepala sekolah, dan penelitian ini dilakukan selama enam bulan di sekolah TK PLG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk perilaku agresif anak seperti: merebut paksa milik orang lain, berkata tidak sopan, mencubit dan berkelahi dengan orang lain bahkan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepada orang lain, hal ini dipengaruhi oleh pola asuh permisif yang diterapkan oleh orangtua. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perilaku agresif pada anak disebabkan oleh pola pengasuhan permisif yang menyebabkan anak ketika melakukan tindakan yang salah menjadi hal yang biasa dan benar.AbstractAggressive behavior is an outburst of emotion shown in the form of anger and violence expressed through words (verbal) or non-verbal behavior. Children who show aggressive behavior from an early age tend to continue to behave aggressively and lead to antisocial behavior which has an impact on their social development problems. The aim of this research is to explain the forms of aggressive behavior carried out by young children and the causes of aggressive behavior. This research uses qualitative research with a single case study type, data sources obtained from RF, teachers and parents. Data collection techniques used observation, interviews and documentation, the number of samples in this study was one child, one parent and three teachers and school principals, and this research was conducted for six months at the PLG Kindergarten school. The results of the research show that forms of aggressive behavior in children such as: taking other people's property by force, saying impolite words, pinching and fighting with other people and even uttering inappropriate words to other people, this is influenced by the permissive parenting pattern applied by parent. From the results of this study it can be concluded that aggressive behavior in children is caused by permissive parenting patterns which cause children to commit wrong actions to become normal and correct.
Kesiapan Guru TK Menghadapi Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 Despa Ayuni; Tria Marini; Mohammad Fauziddin; Yolanda Pahrul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.579

Abstract

Masa pandemi covid-19 saat ini memberikan dampak dalam bidang apapun termasuk pendidikan. Salah satunya dalam bidang pendidikan anak usia dini yang mengharuskan guru untuk melakukan pembelajaran daring. Tujuan penelitian yaitu untuk mendapatkan informasi kesiapan guru Taman Kanak-kanak menghadapi pembelajaran daring masa pandemi covid-19. Subjek penelitian 10 orang guru TK di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data angket dan wawancara. Teknik analisis  menggunakan model Miles dan Huberman (Analysis Interactive Model). Hasil menunjukkan 6 dari 10 guru Taman Kanak-kanak sudah siap menghadapi pembelajaran daring, namun 4 dari guru Taman Kanak-kanak belum siap melakukan pembelajaran daring. Hal ini dipengaruhi oleh fasilitas yang kurang memadai dari pihak guru dan orangtua dan masih adanya anggapan bahwa pembelajaran daring ini sulit dilakukan. Kesiapan guru Taman Kanak-kanak melakukan pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 ini sangat diperlukan. Persiapan dimulai dari rencana pembelajaran, mengkomunikasikan dengan orang tua, dan fasilitas pendukung lainnya.