This Author published in this journals
All Journal Al Tijarah
Yusuf Al Manaanu
Pascasarjana Hukum Ekonomi Syariah Universitas Darussalam Gontor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Konsep Produksi Menurut Muhammad Hasan As Syaibani Dalam Kitab Al Kasb Syamsuri Syamsuri; Setiawan bin Lahuri; Yusuf Al Manaanu
Al Tijarah Vol 6, No 3 (2020): Special Issue Seminar Nasional Manajemen & MADIC 6, 2020
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/tijarah.v6i3.5697

Abstract

Produksi merupakan kegiatan yang memberikan manfaat dan faedah dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Tujuannya untuk mendapatkan maslahah maksimum sebagai usaha manusia dalam menciptakan kekayaan dengan memanfaatkan sumber daya alam. Tujuan penelitian ini untuk menganilisis konsep produksi yang dilaksanakan dengan pendekatan konvesional dengan pendekatan konsep produksi menurut Muhammad Hasan As Syaibani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis. Konsep produksi pada umumnya mendefinisikan bahwa semua kegiatan dalam menciptakan kegunaan barang atau jasa tanpa mengenal batas halal dan haram, demi mendapatkan keuntungan material. Sedangkan konsep produksi Islami, mampu memanfaatkan sumber daya alam yang diciptakan Allah dengan baik. Muhammad Hasan as Syaibani seorang pemikir ekonomi dan juga seorang faqih pada dinasti Umayyah, telah menulis konsep produksi dalam bukunya Al Kasb yang membahas produksi yang diterapkan, dan alasan bekerja di masyarakat, sehingga bisa dipertanggung jawabkan. Beliau mendefinisikan al kasb (kerja) sebagai usaha mencari harta dengan berbagai cara yang halal. Artikel ini mencoba menjelaskan konsep al kasb menurut al Syaibani, bahwa kerja merupakan unsur penting dalam kehidupan demi mendukung pelaksanaan ibadah yang hukumnya wajib. Akhirnya artikel ini menyimpulkan bahwa al Syaibani memiliki pandangan yang unik tentang produksi melalui bekerja yang orientasinya untuk mengapai ridho Allah Swt dan terciptanya kesejahtreraan di dunia. Dengan demikian, kerja mempunyai peran sangat penting dalam memenuhi hak Allah SWT, hak hidup, hak keluarga, dan hak masyarakat. 
Analisis Konsep Produksi Menurut Muhammad Hasan As Syaibani Dalam Kitab Al Kasb Syamsuri Syamsuri; Setiawan bin Lahuri; Yusuf Al Manaanu
Al Tijarah Vol. 6 No. 3 (2020): Special Issue Seminar Nasional Manajemen & MADIC 6, 2020
Publisher : University of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/tijarah.v6i3.5697

Abstract

Produksi merupakan kegiatan yang memberikan manfaat dan faedah dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Tujuannya untuk mendapatkan maslahah maksimum sebagai usaha manusia dalam menciptakan kekayaan dengan memanfaatkan sumber daya alam. Tujuan penelitian ini untuk menganilisis konsep produksi yang dilaksanakan dengan pendekatan konvesional dengan pendekatan konsep produksi menurut Muhammad Hasan As Syaibani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis. Konsep produksi pada umumnya mendefinisikan bahwa semua kegiatan dalam menciptakan kegunaan barang atau jasa tanpa mengenal batas halal dan haram, demi mendapatkan keuntungan material. Sedangkan konsep produksi Islami, mampu memanfaatkan sumber daya alam yang diciptakan Allah dengan baik. Muhammad Hasan as Syaibani seorang pemikir ekonomi dan juga seorang faqih pada dinasti Umayyah, telah menulis konsep produksi dalam bukunya Al Kasb yang membahas produksi yang diterapkan, dan alasan bekerja di masyarakat, sehingga bisa dipertanggung jawabkan. Beliau mendefinisikan al kasb (kerja) sebagai usaha mencari harta dengan berbagai cara yang halal. Artikel ini mencoba menjelaskan konsep al kasb menurut al Syaibani, bahwa kerja merupakan unsur penting dalam kehidupan demi mendukung pelaksanaan ibadah yang hukumnya wajib. Akhirnya artikel ini menyimpulkan bahwa al Syaibani memiliki pandangan yang unik tentang produksi melalui bekerja yang orientasinya untuk mengapai ridho Allah Swt dan terciptanya kesejahtreraan di dunia. Dengan demikian, kerja mempunyai peran sangat penting dalam memenuhi hak Allah SWT, hak hidup, hak keluarga, dan hak masyarakat.