Kabupaten Ende memiliki beberapa wilayah yang kerap diguncang gempa dan tsunami salah satunya kelurahan Tanjung di kecamatan Ende Selatan. Kesiapsiagaan seluruh lapisan masyarakat akan bencana alam menjadi langkah strategis untuk meminimalisir kerugian-kerugian tersebut. Peran media pembelajaran sangatlah penting dalam mempengaruhi proses sehingga proses pembelajaran tidak monoton dan lebih mudah untuk dipahami. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana di kelurahan Tanjung Kecamatan Ende Tengah Kabupaten Ende, Provinsi NTT. Tahapan - tahapan yang akan dilakukan dalam penyelesaian permasalahan adalah sebagai berikut Observasi lapangan, Identifikasi permasalahan, Penawaran Solusi, Perancangan kegiatan, Implementasi, Evaluasi dan Monitoring dan Integrasi tambahan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah screening, ceramah, diskusi, simulasi dan praktek. Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini berlansung dengan baik dan penuh antusiasme dari masyarakat. Dari hasil observasi lapangan yang tim lakukan terlihat bahwa pemahaman masyarakat akan bencana masih sangat kurang, sehingga masalah pengetahuan sasaran masih menjadi fokus intervensi kegiatan. Kegiatan pendidikan kebencanaan berbasis media booklet cukup membantu masyarakat mengetahui apa dan bagaimana menyikapi bencana. Media booklet di anggap sbagai media yang sangat tepat karena mudah digunakan dan mudah pahami dengan gambar-gambar. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa pengetahuan responden mayoritas berkategori kurang yakni 29 orang responden (96.7.%). Sedangkan untuk sikap masyoritas sasaran masuk dalam kategori kurang yakni sebanyak 28 orang responden (93.3%) dan untuk keterampilan sasaran menunjukkan sebagian besar responden masuk kategori cukup yaitu sejumlah 19 orang responden (63.3%).