Sutantri
Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis SWOT Sebagai Strategi Meningkatkan Daya Saing Bisnis Toko Surabaya Ampel Kota Kediri Silvia Rahmawati; Sutantri
Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal At Tamwil, September 2019
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/at.v1i2.1061

Abstract

Abstrak Analisis SWOT merupakan suatu indifikasi dari berbagai faktor secara teratur dan logis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada logika yang memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weakness) dan ancaman (threats). Daya saing merupakan suatu kemampuan perusahaan terhadap keunggulan yang telah diciptakan. Untuk penelitian ini Pendekatan yang di gunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan oleh peneliti dengan metode observasi, wawancara serta dokumentasi dan Tahap akhir mengadakan keabsahan data dengan menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan, pengamatan dan triagulasi. Dari hasil penelitian: 1) kondisi daya saing usaha grosir dan eceran toko surabaya ampel kota kediri berpotensi kuat untuk meningkatkan daya saing dengan faktor kekuatan yang dimiliki dan berpengaruh pada daya saing yakni tidak memiliki masalah permodalan, produk bermutu, lokasi strategis, harga terjangkau, dan melayani dengan ramah. 2) bahwa Usaha Grosir Dan Eceran Toko Surabaya Ampel berada pada kuadran 1, yaitu mendukung strategi yang agresif. Strategi yang dapat ditempuh ialah Mempertahankan pelayanan yang baik untuk pelanggan dan Meningkatkan kualitas produk serta menambah jumlah varian produk dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki.
Analisa Pengelolaan Zakat di Badan Amil Zakat Nasional Kota Kediri Sutantri
Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal At Tamwil, Maret 2020
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/at.v2i1.1134

Abstract

Sebagai ibadah amaliyah, zakat mempunyai dimensi dan fungsi sosial ekonomi atau pemerataan karunia Allah SWT dan juga merupakan perwujudan solidaritas sosial, rasa kemanusiaan dan keadilan. Zakat juga sebagai pembukti persaudaraan muslim sebagai pengikat batin antara yang kaya dengan yang miskin. Serta sebagai jembatan antara yang kuat dengan yang lemah. Zakat hukumnya wajib bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat. Maka harus dihitung dengan seksama zakat yang harus dikeluarkan. Hal ini dapat dibantu oleh BAZNAS maupun LAZ. Peranan zakat sangat penting, untuk itu badan atau lembaga amil zakat harus berhati-hati dalam pengelolaan zakat, karena merupakan amanah dan tanggung jawab besar dari para muzakki. Baznas Kota Kediri merupakan salah satu lembaga pengelola zakat yang mempunyai tugas pokok mengumpulkan, mendistribusikan dan memperdayakan zakat, infaq dan shodaqoh. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Dengan sifat penelitian adalah deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Sumber primer adalah pengelola zakat di Baznas Kota Kediri. Data sekunder dari dokumen dan buku-buku penunjnag. Analisa yang diterapkan adalah kualitatif. Berdasarkan penelitian ini, menyimpulkan bahwa pengelola zakat oleh Baznas Kota Kediri sudah efektif, dilihat dari beberapa hal sebagai berikut : 1. Dana zakat yang terkumpul sudah banyak, sehingga penyaluran sudah luas. 2. Pendayagunaan zakat secara produktif sudah diterapkan 3. Amil fokus dalam pengelolaan zakat 4. Sosialisasi yang baik kepada masyarakat.
Korelasi Merger Tiga Bank Syariah dan Kesadaran Masyarakat Terhadap Produk Perbankan Syariah Bagus Romadhon; Sutantri
Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal At Tamwil, Maret 2021
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/at.v2i3.1455

Abstract

Perbankan Syariah baru saja mencatatkan sejarah baru. Tiga Bank Syariah milik Pemerintah berhasil merger dengan nama Bank Syariah Indonesia (BSI). Tercatat kinerja semester I-2020 total aset BSI hasil merger mencapai Rp 214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 20,4 triliun. Dengan nilai aset dan modal inti tersebut, bank syariah hasil merger akan masuk jajaran 10 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi aset segi kapitalisasi pasar. Namun begitu, pengetahuan masyarakat akan produk perbankan syariah di Indonesia belum memuaskan. Survei yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2016 menunjukan bahwa hanya 21,84 % masyarakat yang menggunakan terhadap produk perbankan syariah. Penelitian ini merupakan penelitian Kepustakaan dan Pemikiran Kritis Penulis. Dengan sifat penelitian adalah deskriptif. Sumber primer adalah jurnal dan karya Ilmiah lainya. Data sekunder dari buku penunjang dan website. Analisa yang diterapkan adalah kuantitatif. Berdasarkan penelitian ini, menyimpulkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesadaran masyarakat akan produk perbankan syariah diantaranya a. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang bank syariah. b. Jaringan operasional bank syariah yang masih terbatas c. Sosialisasi yang dilakukan bank syari’ah masih kurang massif mempengaruhi terhadap daya tangkap dan pola pikir seseorang. Sedangkan usulan dari peneliti terhadap BSI yang paling utama adalah terus memberikan sosialisasi akan produk perbankan syariah.
Analisis Marketing Syari’ah Dalam Memperthankan Stabilitas Omzet di Tengah Pandemi Covid-19: Study Kasus Grosir Jilbab Fitri Mojoroto Kediri Gita Sonia Milenia; Sutantri
Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal At Tamwil, September 2022
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/10.33367/at.v4i2.1474

Abstract

Pandemi covid-19 memaksa semua orang agar meminimalisir berintraski satu sama lain hal itu membuat bisnis offline kurang diminati, untuk menghadapi persaingan yang ketat menuntut untuk setiap pemasar agar mampu melaksanakan kegiatan pemasarannya dengan lebih efektif dan efesien baik dalam pemasaran offline maupun online. Sehubungan dengan ini, penulis menemukan beberapa masalah dalam startegi pemasaran syari’ah ditengah Covud-19 diantaranya banyaknya penjual mengeluh atas penurunan omzet yang di dapatkan selama pandemi terjadi, kemajuan teknologi dan zaman yang mengakibatkan persaingan bisnis semakin ketat, banyaknya penjual yang belum sesuai prinsip-prinsip syariah, serta tidak sedikit orang yang masih ragu untuk melakukan transaksi jual beli online. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian Studi Kasus (Case Study). Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun penelitian ini berlokasi di Grosir Jilbab Fitri Kediri. Hasil penelitian adalah Marketing syariah shiddiq yang diterapkan oleh Toko Grosir Jilbab Fitri Kediri dalam mempertahankan stabilitas omset yaitu melalui aktif pada pemasaran oline dan pemasaran produk yang sesuai dengan kenyataan tidak ada yang disembunyikan yaitu dengan memasang vidio dan foto-foto real pict, dan pada karyawan Toko Grosir Jilbab Fitri Kediri menerapkannya dengan memilih atau merekrut karyawan yang jujur dalam berkerja dan bertindak. Toko Grosir Jilbab Fitri juga membuka lapangan pekerja menggunakan pembentukan reseller sebagai upaya memperluas pemasaran untuk dapat mempertahankan stabilitas omzet.