LUCKY ANANDA PUTRA
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RUMAH KARANTINA SENTRAL DI SEMARANG LUCKY ANANDA PUTRA
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 151 (desember 2020)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penanganan Covid-19, beberapa daerah mengalihfungsikan berbagai bangunan gedung untuk keperluan karantina PDP, ODP, serta tenaga kesehatan yang bertugas dalam penanganan pandemi. Contoh pengalihfungsian bangunan gedung untuk karantina seperti hotel, GOR, rusun, serta sekolah. Di Semarang, Pemerintah mengalihfungsikan sementara Gedung Diklat di Banyumanik dan Rumah Dinas Wali Kota Semarang sebagai tempat karantina darurat jika tidak memungkinkannya Rumah Sakit yang ada di Semarang untuk menampung semua PDP, ODP, serta tenaga kesehatan yang bertugas karena terpapar Covid-19 (Purbaya, 2020). Karena dikhawatirkan akan terus bertambah, Pemerintah Kota Semarang juga menerima bantuan dari mantan presiden Republik Indonesia, Bu Megawati, berupa tenda darurat karantina yang berada di Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Semarang. Pengalihfungsian bangunan yang terjadi di berbagai kota dan pemberlakuan ketentuan-ketentuan khusus bagi masyarakat umum saat pandemi, mengharuskan pemerintah dan pemberi fasilitas kesehatan selalu siaga dalam mengatasi dan meminimalisasi penyebaran penyakit. Covid-19 hanya salah satu dari berbagai jenis penyakit yang telah menjadi pandemi di Indonesia. Untuk itu perlu adanya tempat khusus dalam penanganan penyebaran pandemi dan/atau epidemi tertentu, seperti Covid-19 untuk saat ini dan kemungkinan penyakit lain di masa yang akan datang. Untuk itu pembuatan rancangan Rumah Karantina Sentral di Kota Semarang ini ditujukan untuk merespon masalah-masalah yang ada saat suatu pandemi berlangsung.