FAIZ DHIA ADLIAN
Departemen Arsitektur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REKINDLING THE SPIRIT OF PLACE OF PASAR BULU FAIZ DHIA ADLIAN
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 149-150 (juli 2020)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Tradisional Bulu merupakan salah satu pasar yang diredesain ulang dibawah arahan Pemerintah Kota Semarang yang terletak di Jl. MGRSoegiyopranoto No.2, Kota Semarang, Jawa Tengah yang berada di kawasanhistoris dan bisnis Tugu Muda Semarang. Mulanya, Pasar Bulu memiliki latarbelakang historis karena merupakan salah satu bangunan yang berdiri denganciri khas arsitek Belanda Thomas Karsten, yaitu kolom cendawan. Namunkeberadaan bangunan dengan potensi cagar budaya itu sudah digantikandengan bangunan baru.Idealnya, pasar hasil redesain akan lebih kontekstual dan nyaman untukditempati serta meningkatkan daya minat penjual dan pembeli, namunkenyataannya tidak demikian. Pasar tiga lantai + basement dengan claddingkaca dan ACP itu justru terlihat lebih sepi. Sehingga dapat disimpulkan bahwadesain Pasar Bulu saat ini masih belum tepat sasaran / tujuan.Pasar Bulu memiliki potensi yang bisa dikembangkan dalam rangkamenghidupkan kembali spirit of place-nya. Potensi cagar budaya sudah hilang,sehingga tidak mungkin lagi untuk mereplika bangunan seperti semula. Olehkarena itu galian potensi yang lain perlu dipertimbangkan. Peran Pasar Buludalam kawasan Tugu Muda bisa dimanfaatkan sebagai potensi yang mampumenghidupkan kembali spirit of place pasar, juga berkontribusi membawamanfaat bagi kawasan. Pasar Bulu memiliki potensi wisata yang sejalandengan fungsi kawasan bisnis Tugu Muda. Sehingga nilai atraksi pasar selainmembawa manfaat bagi pasar itu sendiri (menghidupkan spirit of place), jugamembawa manfaat bagi kawasan.