Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN RESORT KAMPOENG JOGLO IJEN DI KAWASAN LICIN, BANYUWANGI DENGAN MENERAPKAN ARSITEKTUR REGIONALISME CINTYA PUTRI DAMAYANTI
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Banyuwangi adalah salah satu Kabupaten di Indonesia yang mempunyai sektor pariwisata yang baik karena letaknya yang berbatasan langsung dengan laut, gunung, pantai, dan hutan. Kawasan wisata tersebut diantaranya adalah Kawah Ijen, Pantai Boom, De Djawatan, Pulau Merah, Taman Nasional Alas Purwo, dan lain sebagainya. Khususnya pada kawasan wisata Kawah Ijen, jumlah pengunjung setiap tahunnya mengalami peningkatan hingga pada tahun 2019 berjumlah 180.843 wisatawan. Tetapi perhotelan yang disediakan di sekitar Kawasan Kawah Ijen masih relatif sedikit. Oleh karena itu perlu dilakukan penambahan akomodasi berupa Resort Hotel bintang 4 yang terletak di Kawasan Licin, Banyuwangi. Dengan adanya penambahan Resort Hotel di kawasan Licin, maka semakin banyak wisatawan yang datang untuk berkunjung dan dapat menaikkan pemasukan baik dari pengelola maupun pemerintah. Salah satu strategi yang bisa dilaksanakan yakni mengusung bangunan dengan konsep regionalisme yang dapat mengangkat budaya osing yang merupakan suku asli Banyuwangi yang dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.Kabupaten Banyuwangi adalah salah satu Kabupaten di Indonesia yang mempunyai sektor pariwisata yang baik karena letaknya yang berbatasan langsung dengan laut, gunung, pantai, dan hutan. Kawasan wisata tersebut diantaranya adalah Kawah Ijen, Pantai Boom, De Djawatan, Pulau Merah, Taman Nasional Alas Purwo, dan lain sebagainya. Khususnya pada kawasan wisata Kawah Ijen, jumlah pengunjung setiap tahunnya mengalami peningkatan hingga pada tahun 2019 berjumlah 180.843 wisatawan. Tetapi perhotelan yang disediakan di sekitar Kawasan Kawah Ijen masih relatif sedikit. Oleh karena itu perlu dilakukan penambahan akomodasi berupa Resort Hotel bintang 4 yang terletak di Kawasan Licin, Banyuwangi. Dengan adanya penambahan Resort Hotel di kawasan Licin, maka semakin banyak wisatawan yang datang untuk berkunjung dan dapat menaikkan pemasukan baik dari pengelola maupun pemerintah. Salah satu strategi yang bisa dilaksanakan yakni mengusung bangunan dengan konsep regionalisme yang dapat mengangkat budaya osing yang merupakan suku asli Banyuwangi yang dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.