REGGY JUNIOR MUSLIH
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SHOPPING MALL DI KAWASAN SIMPANG LIMA SEMARANG REGGY JUNIOR MUSLIH
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 149-150 (juli 2020)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terlepas lokasinya yang strategis di Kawasan Simpang Lima, Plasa Simpang Limatidak menarik banyak pengunjung. Kontras sekali dengan Mal Ciputra yangbersebelahan dengan Plasa Simpang Lima. Setelah melakukan pengamatan, ditemukanbahwa ternyata sistem sirkulasi yang diterapkan pada Plasa Simpang Lima yangberkoridor memunculkan banyak titik buta (blindspot) dibanding sistem sirkulasi mallyang linier. Alhasil Plasa Simpang Lima kalah dengan shopping mall yang menawarkankemudahan dari sirkulasi linier dan eksposur retail-retail yang dimaksimalkan dengansirkulasi tersebut. Selain itu Plasa Simpang Lima juga tidak memaksimalkan potensilokasinya yang berada di pusat Kawasan Simpang Lima, contoh kecil dapat dilihat daripeletakan main entrance pengunjung yang diletakkan pada jalan satu arah yangmembawa arus pengunjung pergi dari Simpang Lima, sedangkan arus kedatanganpengunjung ke Simpang Lima diabaikan.Sehingga muncul gagasan untuk membangun shopping mall yang baru pada lokasiPlasa Simpang Lima eksisting, dengan memperhatikan dan memaksimalkankarakteristik mall dan juga memaksimalkan potensi konteks. Namun muncul masalahdimana tapak berbentuk relatif segilima dengan luas terbatas, yang setelah dianalisisdengan potensi titik masuk pengunjung, cenderung memunculkan pola sirkulasi radial.Sehingga diperlukan penyelesaian masalah bagaimana cara menciptakan spasial malldengan sirkulasi linear pada tapak relatif berbentuk segilima yang cenderungmembentuk pola sirkulasi radial, dengan tetap memaksimalkan potensi komersil mallpada tapak di kawasan urban.