AYI RACHDYNI SAFIRA
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SEKOLAH INKLUSI (TK-SMA) DARMA ACITYA DI KOTA SEMARANG AYI RACHDYNI SAFIRA
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 149-150 (juli 2020)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2017 menunjukkan jumlah anak berkebutuhan khusus (ABK) di Indonesia mencapai hingga 1,6 juta jiwa. Dengan satu juta lebih ABK belummemperoleh pendidikan. Dari 30% ABK yang sudah memperoleh pendidikan, hanya 18% di antaranya yang menerima pendidikan inklusi, baik dari sekolah luar biasa (SLB), maupunsekolah regular pelaksana pendidikan inklusi. Rendahnya jumlah ABK yang memperoleh pendidikan disebabkan oleh macam-macam faktor, dimulai dari kurangnya infrastruktur sekolah,kurangnya tenaga pengajar khusus, dan juga stigma masyarakat terhadap ABK.Anak Berkubutuhan Khusus (ABK) Seharusnya mendapat penanganan khusus, namun bukan berarti harus dipisahkan dengan anak-anak normal. ABK berhak untuk bersosialisasi denganmasyarakat sekitar. Pendidikan inklusif merupakan salah satu pilihan bagi Anak Bekebutuhan Khusus (ABK) untuk mendapatkan bimbingan dalam memperoleh ilmu. Pendidikan inklusifakan menerapkan sistem pendidikan dan pengajaran terpadu yang memandang seluruh anak sama. . Sebagai sekolah yang menampung peserta didik normal dan anak berkebutuhankhusus (ABK) maka sekolah inklusi akan menyediakan fasilitas, sarana & prasarana khusus yang ramah bagi seluruh penggunanya