Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SEKOLAH DASAR INKLUSI DI KOTA SEMARANG MUHAMMAD YUSRUL
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini, masyarakat luas masih mengenal bahwa pemerintah telah menyediakan fasilitas pendidikan bagi anak-anak penyandang cacat (difabel) yaitu pada Sekolah Luar Biasa (SLB). Ternyata, secara tidak sadar hal ini telah menciptakan segregasi pendidikan serta membangun tembok eksklusifisme bagi penyandang disabilitas (difabel). Kota Semarang merupakan salah satu kota yang memiliki visi untuk menjadi Kota Inklusi. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin mengatakan, saat ini memang baru ada 18 SD dan 7 SMP Negeri di Kota Semarang yang menerapkan program inklusi. Namun dalam praktiknya, kebijakan penunjukkan sekolah inklusi tersebut tidak diikuti dengan penyediaan fasilitas yang inklusif, sehingga banyak terjadi SBK mengalami kesulitan akses dan pengunaan ruan