Wahyu Wisudawan Sofiandi Usman
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SELO EDU RESORT, BOYOLALI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS Wahyu Wisudawan Sofiandi Usman
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 153 (Desember 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia terletak pada garis cincin api pasifik (ring of fire) yang membentang sepanjang lempeng pasifik yang merupakan lempeng tektonik di dunia yang paling aktif. Dengan begitu, zona ini memberikan pengaruh sebesar hampir 90% dari kejadian gempa di bumi dan hampir semuanya merupakan gempa besar (Kramer, 1996). Selain gempa, pada cincin api ini terdapat lebih dari 450 gunung berapi yang dapat memberikan dampak letusan juga gempa bumi vulkanik. Hal itu yang menyebabkan Indonesia menjadi salah satu negara paling rawan bencana. Terlepas dari dampak negatifnya, Indonesia termasuk negara yang beruntung karena berkat berada di cincin api ini, Indonesia memiliki tanah yang subur, vegetasi yang beragam, bahan mineral berlimpah serta banyak gunung berapi yang mempunyai panoramic view yang indah, bahkan sudah diakui di dunia. Kabupaten Boyolali merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah dengan posisi geografis wilayahnya yang dapat dijadikan kekuatan sebagai modal pembangunan daerah karena berada pada segitiga wilayah Joglosemar (Yogyakarta-Solo-Semarang) yang merupakan tiga kota utama di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di tengah tengah daerah inilah terselip potensi emas wisata tepatnya di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Kawasan Merapi Merbabu Menoreh ini ditetapkan sebagai cagar Biosfer UNESCO karena memiliki keunikan bio diversitas, bio geografi, kultur, dan ekosistem. Selain dihuni ragam flora dan fauna unik, kawasan seluas 250.000 Ha ini juga mempunyai potensi pengembangan berkelanjutan serta logistic resource berupa riset science technology education yang mumpuni. Oleh karena itu, dalam merancang dan merencanakan Selo Edu Resort, Boyolali ini perlu menanamkan nilai-nilai edukasi di dalamnya serta memperhatikan hubungan keselarasan antara tiga unsur yaitu manusia, alam dan budaya setempat. Dengan begitu akan tercipta bangunan resort yang edukatif, tidak merusak alam, menggunakan energi seefisien mungkin, memiliki ciri khas serta mampu memperkenalkan dan meningkatkan kunjungan wisata yang belum terjamah pada daerah tersebut.