Moh. Arpat Rasyid
Universitas Sawerigading Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perwujudan Bela Negara Dan Kewaspadaan Nasional Dalam Menjaga Pertahanan Negara Moh. Arpat Rasyid
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/a

Abstract

Kewaspadaan Nasional merupakan suatu arti kata yang sangat bermakna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kewaspadaan sering kita artikan sebagai makna dari kehati-hatian bagi setiap individu. Oleh karena itu apalah arti sebuah nama kalau substansinya dapat lebih dipahami. Dengan menggunakan istilah kewaspadaan nasional pada tulisan ini hendak merancang konsep dan strategi common enemy, yang saat ini memang sangat diperlukan oleh bangsa ini. Konsep dan strategi musuh Bersama merupakan konsep yang terbukti mujarab menyatukan energi kolektif bangsa. Secara yuridis hak dan kewajiban bela negara diwadahi dalam pasal 27 ayat (3) Bab X UUD 1945. Resultante dari ayat ini adalah pasal 30 Bab XII UUD 1945 yang berisi hak dan kewajban warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pertahanan negara diselenggarakan dalam Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta. Untuk percepatan implementasi bela negara dalam meningkatkan kewaspadaan nasional di tengah berbagai keterbatasan khususnya waktu, menciptakan common enemy menjadi tinggi relevansinya. Pembatasan oleh kondisi lingkungan strategis, di samping menyangkut waktu juga menyangkut semakin lembutnya dan semakin kompleksnya dimensi ancaman yang berkembang dewasa ini. Untuk itu di samping strategi common enemy, harus dipersiapkan pula aspek mental dan sosio kultural. Strategi common enemy memang strategi yang tepat, tetapi jika semangat penyelenggara negara tidak memahami sosio-kultural masyarakatnya sangat sulit dilaksanakan.
Membangun Keikutsertaan Pemuda Dalam Mewujudkan Sistem Pertahanan Negara Moh. Arpat Rasyid
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/a

Abstract

Seiring berkembangnya jaman, di kalangan generasi muda, telah berkembang sebuah jargon yang menjadi ciri para pemuda dalam mengekspresikan kreatifitas dan aktivitas para pemuda yang khas kaum muda biasanya dikenal dengan istilah “gue banget” atau “berani tampil beda”. Bagi pemuda Indonesia, istilah gue banget biasanya terwadahi dalam aksi-aksi revolusioner kebangsaan, tetapi dewasa ini ekspresi tersebut terkesan tergerus oleh banyak faktor seperti kepentingan ekonomi, dan politik, tanpa dipahami oleh generasi elit bangsa. Hal ini kemudian menyebabkan berbagai dampak terjadinya kesenjangan penafsiran komunikasi karena kesalahan pemahaman peran pemuda dalam paham-paham keindonesiaan dan pertahanan negara serta sempitnya ruang ekspresi kebangsaan pemuda yang telah menggerogoti potensi yang dimiliki oleh para penerus bangsa.