Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Analisis Pengaruh Keterlibatan Selebritas di Industri Kosmetik Amerika dalam Studi Kasus Rihanna dan Fenty Beauty Rahajeng, Laretna Pranadian; Saraswati, Asri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.75 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.4806

Abstract

Selebritas memiliki kaitan erat dengan dunia kosmetik dan kecantikan. Mereka identik sebagai pengguna kosmetik, baik dalam profesinya maupun penampilannya di hadapan publik. Selebritas juga kerap ditampilkan untuk merepresentasikan sebuah produk kosmetik melalui kerja sama dengan merek yang telah ada. Dewasa ini, muncul fenomena baru di mana selebritas mulai beralih peran dan muncul mengusung merek kosmetik pribadinya. Hal ini memungkinkan seorang selebritas untuk lebih terlibat langsung dalam mempengaruhi industri kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah fenomena ini dengan mengangkat studi kasus Fenty Beauty dan Rihanna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis pengaruh dari adanya keterlibatan Rihanna dalam Fenty Beauty. Penelitian ini menganalisis data berupa konten sosial media, kampanye, dan artikel berita untuk melihat bagaimana identitas dan reputasi Rihanna sebagai seorang selebritas mempengaruhi karakteristik dan penerimaan terhadap Fenty Beauty sebagai sebuah merek kosmetik. Hasil penelitian ini menemukan bahwa keterlibatan Rihanna berpengaruh positif terhadap minat publik terhadap kemunculan Fenty Beauty di industri kosmetik. Keterlibatan Rihanna turut berkontribusi membentuk Fenty Beauty sebagai merek yang inklusif sehingga ia dapat diterima dengan positif oleh pengguna kosmetik dari kalangan perempuan kulit hitam. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan Rihanna membuat Fenty Beauty rentan terhadap dampak negatif akibat kontroversi yang muncul dari perilaku Rihanna sebagai seorang selebritas.
Representasi Ide-Ide Feminisme dalam Lagu dan Pidato Taylor Swift Paula Rita Wijayanti; Asri Saraswati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10287

Abstract

Taylor Swift merupakan musisi perempuan asal Amerika yang dikenal sebagai ikon feminisme setelah berganti genre musik dari country ke pop pada album 1989. Lirik lagu Taylor Swift yang dahulu berfokus pada hubungan percintaan, kini lebih menyoroti permasalahan perempuan, seperti standar ganda, seksisme, dan misogini. Di samping itu, Swift juga mendukung Equality Act dan menjadi simpatisan untuk kaum LGBTQIA+. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan memberikan pemahaman mengenai representasi ide-ide feminisme dalam lirik lagu dan pidato Taylor Swift, serta mencermati pengaruh ide-ide tersebut dalam wacana white feminism di Amerika. Penelitan ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik analisis tekstual menggunakan lensa Representasi dan White Feminism. Hasil pengamatan lirik lagu dan pidato Taylor Swift menunjukkan bahwa terdapat ide-ide feminisme, seperti pemberdayaan diri dan perjuangan kesetaraan, terutama dalam dukungannya terhadap kaum LGBTQIA+. Namun demikian, ide-ide feminisme yang diperlihatkan Taylor Swift melalui karya-karyanya masih bersifat heteronormatif dan berciri feminisme kulit putih.