Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Global Health Science (GHS)

Efektifitas Penggunaan Modul Pembelajaran Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Influensa Like Illness Ida Djafar; M Mintje Nendissa; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.832 KB) | DOI: 10.33846/ghs6202

Abstract

Children are a group with a high level of vulnerability especially because they are in the process of growth. Disrupted growth due to disease will affect the degree of health. Growing children are at risk for decreased immune system resulting in children getting sick, especially respiratory diseases, namely Influenza Like Illness which most often affects preschool or school age children. Data from the West Seram Health Office The 10 most common diseases in 2019 (January-July) were occupied by influenza like illnesss with a total of 2,552 cases (male = 1,228 cases; 1,324 women. There are 1514 children (0-14 years old). The use of modules is one method that can develop positive knowledge and attitudes to health. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the use of learning modules to increase students' knowledge about Influenza Like Illness. Method: This quantitative research uses a learning module with a quasi-experimental design with pre and post test One Group design. The population is all students of the Patinia Public Elementary School, Patinia Hamlet, Kawah Village, West Seram District, which is the working area of Puskesmas piru, West Seram Regency with a purposive sampling technique. as many as 20 students from perwa kilan each of class IV, V and class VI, so that the number of research subjects is 60 students. Processing data with the N-Gain Score experimental class with paired sample t test. Result: shows that the mean value (mean) of N-Gain percent is 57.8553. Based on the category table of the interpretation of the effectiveness of the N-Gain value (%) above, it can be concluded that the use of learning modules is effective enough to increase students' knowledge about Influenza Like Illness. Conclusions: The use of modules in learning about Influenza Like Illness is very effective in increasing the knowledge of elementary school studentsKeywords: influensa like illness; module
Pemberian Kompres Aloevera Pada Pasien Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Rumah Tiga Kota Ambon Ida Djafar; Rony A. Latumenasse
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.439 KB) | DOI: 10.33846/ghs6403

Abstract

Malaria menjadi masalah utama dunia, menimbulkan korban yang berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat dunia. Penyebabnya karena infeksi parasit genus plasmodium yang menyebabkan demam. Demam harus ditangani dengan baik untuk mencegah komplikasi. Aloevera adalah tanaman ajaib dengan manfaat kesehatan yang begitu banyak dan menakjubkan sehingga hampir tidak ada bagian tubuh manusia yang tidak terpengaruh dengan sentuhan penyembuhannya. Aloevera sebagai pejuang alami melawan segala macam infeksi terutama menurunkan suhu tubuh. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan penerapan prosedur kompres Aleovera pada pasien malaria untuk menurunkan demam. Jenis penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan proses tindakan keperawatan. Hasil penelitian pada Ny S.K didapatkan data keadaan umum lemah, kulit teraba panas, wajah terlihat pucat, konjungtifa anemis, pasien terlihat memegang area kepala, telapak kaki teraba dingin, plasmodium vivax positif, diagnosis medis malaria. Diagnosa keperawatan hipertemi, diberikan kompres aloevera, hasilnya terdapat penurunan suhu tubuh. Kata kunci; aloevera; malaria; demam
Kombinasi Yoga Asana dan Pranayama Pada Pasien Pre Hipertensi Dalam Upaya Pencegahan Hipertensi Ida Djafar; Suardi Zurimi; Mintje M. Nendissa
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 8, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs8202

Abstract

Terapi yoga merupakan multikomponen dari latihan yang terdiri dari postur, teknik pernafasan dan meditasi yang menunjukkan efek menguntungkan dalam berbagai kondisi medis. Salah satunya pada pasien hipertensi dengan cara mengurangi aktifitas saraf simpatis dan mengaktifkan sistem gamma amino-butyric acid (GABA) untuk menurunkan tekanan darah. Metode quasi experiment yang digunakan yaitu Time series design. Desain penelitian ini hanya menggunakan satu kelompok saja, sehingga tidak memerlukan kelompok kontrol. Sebelum dan sesudah perlakuan diberikan posttest. sampel penelitian adalah 30 pasien dengan pre hipertensi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Hative Kecil dengan kriteria tekanan darah sistolik antara antara 120-140 mmHg dan tekanan darah diatolik antara 80-90 mmHg. Rata-rata tekanan darah sistolik sebelum 132.3±6.6 dan sesudah intervensi 2 minggu 127.4±6.1 dan 4 minggu 125.3±6.1 mengalami penurunan yang signifikan dengan selisih sebelum dan sesudah intervensi yoga adalah 7±0.5. Penurunan yang signifikan pada tekanan darah diastolik dengan rata-rata 6.5±2.1 dengan nilai signifikansi yang didapatkan dari uji paired sample t test yaitu 0,001 (p