Indiwan Seto Wahju Wibowo
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mengungkap Makna Kematian Soeharto pada Cover Tempo Indiwan Seto Wahju Wibowo
Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2 No 2 (2010): ULTIMACOMM
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1385.199 KB) | DOI: 10.31937/ultimacomm.v2i2.192

Abstract

Soeharto’s death becomes a major topic of Tempo Magazine ,issue No.50/XXXVI/04-10 February, 2008 specially in the magazine’s cover. And this cover is so controversial as describes Soeharto as Jesus at the last supper an iconic Christianity symbol. The last supper is the final meal that according to Christian belief, Jesus shared with his apostles in Jerusalem before his crucifixion. This research is about to describe what Tempo Magazine play their role as social control and it’s rivalitation towards Soeharto. The purpose of this Research is to find out the meaning behind the Tempo Magazine Cover as describes Soeharto – the former Indonesia President- as Jesus. Kata kunci : makna kematian Soeharto, Semiotika Charles Sander Peirce, Kualitatif
Sikap SBY Dalam Konflik Perbatasan Indonesia-Malaysia Analisis Makna Pada Karikatur The Jakarta Post Versi Konflik Dengan Malaysia Indiwan Seto Wahju Wibowo
Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2 No 1 (2010): ULTIMACOMM
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.449 KB)

Abstract

Hubungan antar negara Malaysia dan Indonesia pada tahun 2010 ini pasang surut bagai tak berujung pangkal. Sorotan media soal ketegangan ini seakan tak ada habisnya. Dari catatan Tempo interaktif berikut ini jelas tergambar betapa parahnya ketegangan ini ”Digempur demo terus-menerus, pemerintah Malaysia pun meradang. Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah Aman kemarin mengancam akan mengeluarkan imbauan agar warganya menunda dulu rencana berkunjung ke Indonesia (travel advisory) jika situasinya terus memburuk. “Ini sudah di luar batas kesabaran,” ujar Menteri Anifah seperti dikutip The Star, Kamis (26/8). Ia merasa tindakan para demonstran melemparkan kotoran manusia di kantor Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta dan ancaman terhadap warga Malaysia di Indonesia sudah berlebihan. Penelitian ini mencoba menguak makna yang ada dalam sebuah karikatur terkait dengan sikap SBY atas kasus pelanggaran perbatasan Indonesia oleh Malaysia. Dengan melihat latar belakang masalah tersebut, penulis ingin menyampaikan lebih jauh : Apa makna dari tanda ikon dan simbol yang ada karikatur The Soft Power SBY The jakarta Post ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui lebih jauh apa “Makna” karikatur The Soft Power SBY The jakarta Post terkait dengan perseteruan dan ketegangan antara Malaysia dan Indonesia sekaligus untuk melihat sikap media melihat tindakan SBY menanggapi aksi Malaysia selama ini. Hasilnya? Tindakan SBY yang dianggap lemah dan dinilai oleh The jakarta Post sebagai ‘Soft Power’ amat terkait dengan pidato SBY yang dianggap tidak tegas. Pidato ini disiarkan secara langsung oleh sejumlah media nasional. Argumen SBY agar tetep mempertahankan hubungan Kata Kunci : sengketa perbatasan, konflik Indonesia Malaysia, semiotika, makna, pesan dantanda
Mengungkap Makna Kematian Soeharto pada Cover Majalah Tempo Indiwan Seto Wahju Wibowo
Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2012): ULTIMACOMM
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2106.25 KB) | DOI: 10.31937/ultimacomm.v4i1.411

Abstract

Soeharto’s death become a major topic of Tempo Magazine, issued No.50/XXXVI/04-10 February, 2008 specially in the magazine’s cover. Nad this cover is so controversial as describes Soeharto as Jesus at the last super an iconic. Christianity symbol. The last super is the final meal that according to Christian belief, Jesus shared with his apostles in Jerusalem before his crucifixion. This research is about to describe what Tempo Magazine play their role as social control and it’s rivalitation toward Soeharto. The purpose of this research is to find out the meaning behind the Tempo Magazine Cover as describes Soeharto – the former Indonesia – as Jesus. Kata kunci : makna kematian Soeharto, Semiotika Charles Sander Pierce, Kualitatif