Kecerdasan intrapersonal dan interpersonal merupakan bagian dari kecerdasan emosional yang berkaitan dengan perasaan, interaksi sosial, cara individu memahami dan mengelola diri serta hubungan dengan orang lain. Keduanya berperan penting dalam kesejahteraan emosional dan keberhasilan sosial, karena memungkinkan seseorang untuk berfungsi lebih baik dalam berbagai situasi sosial dan emosional. Lemahnya kedua kecerdasan ini dapat berakibat fatal bagi kehidupan, di antaranya dapat menyebabkan quarter life crisis, burnout, depresi, bunuh diri, bullying, perceraian, pertikaian, dll. Penguatan keduanya dapat dilakukan melalui media alternatif, di antaranya adalah novel. Novel memberikan pengalaman emosional dan sosial yang mendalam melalui cerita, karakter dan konflik yang dihadirkan. Tujuan penelitian ini untuk menggali nilai-nilai kecerdasan dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El-Syirazi dan mengeksplorasi bagaimana novel ini berperan sebagai media penguat kedua kecerdasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian literatur dengan sumber primernya adalah novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El-Syirazi. Melalui penelitian ini ditemukan: pertama, nilai-nilai kecerdasan: (1) intrapersonal, meliputi: mengenal diri (manajemen waktu, mensyukuri nikmat, integritas dan tanggungjawab, memperbagus niat), kelemahan dan kelebihan diri (merasa bersalah, berani; (2) interpersonal, meliputi: kemampuan komunikasi sosial dan kemampuan mempengaruhi orang lain. Kedua, peran novel Kembara Rindu sebagai media alternatif penguatan kecerdasan: (1) intrapersonal, meliputi: membantu refleksi diri dan pencarian makna hidup, menumbuhkan empati terhadap diri sendiri, mengasah imajinasi dan pemikiran kritis, meningkatkan kesadaran spiritual; (2) interpersonal, meliputi: meningkatkan empati, meningkatkan pemahaman dinamika hubungan sosial, melatih keterampilan sosial. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam penguatan kecerdasan intrapersonal dan interpersonal.