Nina Tresnayanti
Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG SADARI PADA REMAJA PUTRI KELAS VIII DI SMP PERJUANGAN TERPADU KOTA DEPOK TAHUN 2020 Imelda Diana; Nina Tresnayanti
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 10 No 2 (2021): PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG SADARI PADA REMAJA PU
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUANTENTANG SADARI PADA REMAJA PUTRI KELAS VIII DI SMPPERJUANGAN TERPADU KOTA DEPOK TAHUN 2020 Imelda Diana, Nina TresnayantiSTIKes Mitra RIA HusadaEmail : imeldadianamarsilia@gmail.com ABSTRAKKanker payudara sampai saat ini masih menjadi masalah karena merupakan jenis kanker yang angkakejadiannya paling tinggi di Indonesia. Kejadian kanker payudara meningkat sesuai dengan bertambahnyausia. Akan tetapi, usia muda juga bukan jaminan aman dari kanker payudara SADARI adalah cara mudahuntuk melakukan deteksi dini kanker payudara pada wanita setelah mengalami menstruasi, denganmelakukan SADARI akan meningkatkan kesadaran betapa pentingnya kewaspadaan akan adanya benjolanyang tidak normal pada payudara.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh pendidikan kesehatanterhadap pengetahuan tentang SADARI pada remaja putri kelas VIII di SMP Perjuangan terpadu Kota DepokTahun 2020. Desain yang digunakan penelitian ini adalah menggunakan pre experimental design dengan onegroup test post test design pre test dengan popolasi 28 responden dan sampel penelitian adalah totalpupulasi, Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data primer Teknik pengumpulan data dengangoogle form.Analisis data yang digunakan Analisis Bivariat menggunakan Uji T. Hasil uji Independent TTestdiketahui bahwa nilai thitung sebesar -3,695 < 2,055 ttabel dan nilai signifikansi sebesar 0,001 <0,05.Hasil penelitian ini di dapatkan bahwa terdapat rata-rata Pengetahuan remaja putri sebelum diberikanintervensi dan setelah diberikan intervensi berupa ceramah dan video SADARI pengetahuan remajamengalami peningkatan lebih baik dan terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan SADARIterhadap pengetahuan tentang SADARI setelah di berikan pendidikan kesehatan dengan metode ceramahdengan media powerpoint melalui aplikasi whatsApp kemudian memutarkan video tentang SADARI kepadaremaja putri kelas VIII di SMP Perjuangan Terpadu Kota Depok Tahun 2020, Memberikan video SADARIkepada pihak sekolah untuk media pembelajaraan tentang SADARI. Kepada SMP Perjuangan terpadu KotaDepok Tahun 2020 ,diharapkan pihak sekolah dapat Menggunakan sebagai pembelajaran kesehatanreproduksi khususnya tentang SADARI. Kata kunci : Kanker payudara, SADARI
Distres Psikologi: Pengaruh Situasi Covid-19 Pada Pekerja Non-Kesehatan Di Masa Pandemik Covid-19 Di Jabodetabek Ridho Muhammad Dhani; Nina Tresnayanti; Nurulicha Nurulicha
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i1.1274

Abstract

Pandemi COVID-19 memengaruhi psikologis masyarakat di seluruh dunia, termasuk pekerja non-kesehatan. Stres, kecemasan, dan ketakutan memicu terjadinya distres psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kejadian distres psikologikal pada populasi pekerja non-kesehatan yang bekerja di kota Jabodetabek dengan membaginya menjadi sub-kelompok formal dan informal. Desain penelitian ini adalah cross-sectional dengan menghubungkan distres psikologis dengan sosiodemografi, lingkungan kerja, dan tindakan pencegahan individu penyebaran COVID-19.  Pekerja non-kesehatan di sub-kelompok formal berjumlah 281 orang dan informal sebanyak 83 orang. Distres psikologis sedikit lebih banyak dialami oleh pekerja sub-kelompok informal (83.1%). Wanita menjadi individu yang paling tinggi mengalami distres (83.6%). Frekuensi masuk kerja berhubungan dengan kejadian distres pada sub-kelompok formal (p=0.001) dan informal (p=0.04). Variabel lingkungan kerja yang berhubungan dengan kejadian distres adalah keamanan (p=0.037), konflik (0.034), menerima resiko (0.041), stres kerja (0.001 dan 0.004), kepuasan (0.013), dan sarana dan prasarana pencegahan COVID-19 (0.027). Tindakan pencegahan yang berhubungan dengan kejadian distres adalah penggunaan peralatan makan sendiri (p=0.019 dan 0.021). Penelitian ini menunjukan bahwa frekuensi bekerja di tempat kerja berpengaruh terhadap kejadian distres pekerja formal dan informal. Tindakan untuk mencegah distres psikologi pekerja adalah memerhatikan keamanan, konflik, resiko tertular COVID-19, stres kerja, kepuasan hasil pekerjaan, dan penyediaan sarana dan prasarana pencegahan COVID-19 di tempat kerja.
A Minuman Fungsional ‘Monjaredu’ ( Lemon Kunyit, Jahe Sereh Madu) Sebagai Terapi Komplementer Gangguan Reproduksi Pada Wanita Perimenopause Usia Dewasa Tengah Nina Tresnayanti; Eka Maulana; Sri Kubillawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52601

Abstract

Perimenopause is a transitional phase experienced by women approaching menopause, characterized by significant hormonal changes and various physical and emotional symptoms. These symptoms can affect a woman's quality of life. The functional drink ‘Monjaredu’ contains lemon, turmeric, ginger, lemongrass, and honey as herbs known in traditional medicine as natural ingredients that have various health benefits. The purpose of this study was to utilize local herbs available in Indonesia, which were formulated in predetermined doses with a pleasant taste to be given to middle-aged perimenopausal women experiencing reproductive disorders. It is hoped that the Monjaredu drink can be used as a complementary therapy for perimenopausal women experiencing reproductive disorders. Monjaredu can be used as a complementary therapy for perimenopausal women experiencing reproductive disorders. The research method used was a quasi-experiment with a one-group pre- and post-test design. Symptoms were identified by conducting an initial survey (pre-test), and the effect of the intervention was measured using the Greene Climacteric Scale (GCS) symptom assessment scale with a paired t-test. The results showed that the Monjaredu functional beverage was well-received by respondents, with the majority experiencing symptom improvement and a decrease in GCS scores to an average of 19.9. The P-value was 0.01. Conclusion: There is a significant effect of Monjaredu functional beverage (lemon, ginger, turmeric, lemongrass, honey) on the improvement of reproductive disorder symptoms. Recommendations for future researchers include utilizing and promoting Monjaredu beverage as complementary therapy for perimenopausal women experiencing reproductive dysfunction. Keywords: Monjaredu; Perimenopause; reproductive disorders; Greene's Climacteric Scale