Emilia -
STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN DAN DEMONSTRASI TERHADAP MINAT IBU MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) UNTUK DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DI RW 014 KELURAHAN CIBUBUR JAKARTA TIMUR Emilia -; Sunarti -; Sri Wulandari
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF HEALTH AND MIDWIFERY) Vol 10 No 2 (2021): PENGARUH PENYULUHAN DAN DEMONSTRASI TERHADAP MINAT IBU MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAY
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Penyuluhan dan Demonstrasi terhadap Minat Ibu MelakukanPemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara di RW 014 Kelurahan Cibubur Jakarta Timur Emilia1, Sunarti2, Sri Wulandari2STIKes Mitra RIA HusadaJl. Karya Bhakti No.3 Cibubur, Jakarta Timur, 13720, Indonesia ABSTRAKKanker Payudara merupakan penyakit yang menyebabkan kematian pada Ibu terbanyak di Indonesia.Kanker ini dapat dideteksi secara dini dengan melakukanPpemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Minat yang rendah menyebabkan seseorang tidak melakukan SADARI. Minat dapat muncul dengan sendirinya dan ada yang muncul karena dibangkitkan dengan usaha atau sengaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dan demonstrasi terhadap minat Ibu PKK untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di RW 014 Kelurahan Cibubur Jakarta Timur. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experiment Design. Jenis pengambilan sampel yaitu sampling purposive. Total sampel yang digunakan sebanyak 40 orang dengan jumlah masing-masing 20 orang pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kepada responden. Pengolahan data yang dilakukan menggunakan analisis uji TTest Defendent. Hasil penelitian ini adanya peningkatan minat pada kelompok intervensi dengan metode demonstrasi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Terdapat kenaikan pada kelompok intervensi sebanyak 10 orang (50%) sedangkan pada kelompok kontrol berjumlah 4 orang (20%). Disarankan untuk tenaga kesehatan senantiasa dapat memberikan konseling dan bimbingan sehingga memotivasi secara langsung kepada masyarakat agar secara mandiri dan teratur melakukan SADARI setiap bulannya. Kata kunci :SADARI, Penyakit Tidak Menular (PTM), Minat