M. Asri Bahri
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Pemikiran Tokoh Modern Muhammmad Abduh (Rekontruksi Pendidikan Islam) M. Asri Bahri
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 6 No. 2 (2020): Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.656 KB) | DOI: 10.46963/mpgmi.v6i2.133

Abstract

Ilmu pengetahuan modern ini tidak bertentangan dengan Islam, yang sebenarnya. Hukum alam adalah ciptaan Allah dan wahyu juga berasal dari Allah. Karena keduanya berasal dari Allah, maka ilmu pengetahuan modern yang berdasar pada hukum alam, dan Islam sebenarnya, yang berdasarkan pada wahyu, tidak bisa dan tidak mungkin bertentangan. Islam mesti sesuai dengan ilmu pengetahuan modern dan ilmu pengetahuan modern mesti sesuai dengan Islam. Dalam zaman keemasan Islam, ilmu pengetahuan berkembang di bawah naungan pemerintah- pemerintah Islam yang ada pada waktu itu. Oleh karena itu, ilmu pengetahuan tidak bertentangan dengan agama, sehingga sebagai umat Islam kita harus mempergunakan akal kita dengan sebaik-baiknya, wajib) atas setiap orang muslim. Ilmu pengetahuan merupakan salah satu dari sebab-sebab kemajuan umat Islam di zaman klasik dan juga merupakan salah satu dari sebab-sebab kemajuan Barat sekarang ini. Muhammad Abduh mengatakan, untuk mencapai kemajuannya yang hilang, umat Islam sekarang haruslah kembali mempelajari dan mementingkan soal ilmu pengetahuan. Maka dari itu, umat Islam harusterlebih dahulu dibebaskan dari faham jumud, taklid, kembali lagi berijtihad dan kembali kepada Islam yang murni.