Ismarwati
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL SUAMI DENGAN EFIKASI DIRI ISTRI DALAM MENJALANI MASA MENOPAUSE Fayakun Nur Rohmah; Ismarwati
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 6 No 1 (2017): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v6i1.174

Abstract

Background :Yogyakarta has an olderly population structure (pre-elderly and elderly) women among most other provinces in Indonesia that means the majority number of women is in menopause . Every woman has different response and complaints that occurred before and after menopause. Good self-efficacy will help women to face the complaints toward menopause. Objectives : This research aimed to analyze the correlation between husband’s support and woman’s self-efficacy towards menopause from a female perspective. Methods : This research was a correlational study with cross sectional approach. The sample technique of this study was accidental sampling technique, with the number of 32 women in menopause as the samples. Data were analyzed with Chi-square. Result :As the result, p-value was 0.378 (p>0.05). Conclusion : There were no correlation between husband’s support and women’s self efficacy towards menopause. Keyword : Menopause, self efficacy, husband support
Determinan KEK Pada Ibu Hamil: Studi Karakteristik Demografi, Pengetahuan Dan Asupan Makan Shofiyatul Azizah; Ellyda Rizki Wijhati; Ismarwati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.146

Abstract

Kurang Energi Kronik (KEK) merupakan salah satu masalah gizi penting bagi ibu hamil, ibu hamil KEK memiliki risiko komplikasi pada kehamilan dan persalinan seperti persalinan lama, persalinan premature, perdarahan postpartum, anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan determinan karakteristik demografi, pengetahuan dan asupan makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian deskriptif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross-sectional study dan uji statistik chi-square. Pengambilan data dilakukan di Puskesmas Sleman Yogyakarta pada bulan Februari sampai Maret 2025. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 106 responden diambil menggunakan sistem random sampling dengan cara memilih responden nomor registrasi ganjil dengan kriteria inklusi ibu hamil yang bersedia menjadi responden dan menandatangani informed consent, ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Sleman dan ibu hamil yang membawa buku KIA yang diisi lengkap. Kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang tidak menjawab semua format kuesioner dengan lengkap dan ibu hamil membawa buku KIA yang tidak diisi dengan lengkap. Pengambilan data menggunakan instrumen kuesioner, from Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan buku KIA dengan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan (p-value = 0,000), jarak kehamilan (p-value = 0,033), pengetahuan (p-value = 0,011) dan asupan makan energi (p-value = 0,000) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian Kurang Energi Kronik (KEK). Sedangkan usia ibu hamil (p-value = 0,562), pendidikan (p-value = 0,134) dan paritas (p-value = 0,388) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian Kurang Energi Kronik (KEK). Diharapkan ibu hamil bisa menambah asupan makanannya untuk mencukupi kebutuhan gizi selama kehamilan.
Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Dengan Perubahan Berat Badan Akseptor Di Puskesmas Umbulharjo I Aqila Hana Amadea; Ismarwati; Nurul Kurniati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.329

Abstract

Kontrasepsi suntik 3 bulan adalah salah satu metode yang banyak diminati dan praktis digunakan oleh wanita untuk mencegah kehamilan. Namun, salah satu efek samping yang sering dilaporkan oleh pengguna kontrasepsi ini adalah perubahan berat badan. Hal ini dipengaruhi oleh kandungan hormon progesteron yang dapat meningkatkan nafsu makan dan mengubah metabolisme tubuh, sehingga memicu penumpukan lemak. Perubahan ini menjadi keluhan yang signifikan dan menjadi alasan utama penghentian penggunaan kontrasepsi oleh sebagian wanita. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan perubahan berat badan pada akseptor di Puskesmas Umbulharjo I. Metode penelitian ini berupa deskriptip korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Umbulharjo I, yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder, yaitu melalui telaah rekam medis akseptor, serta perubahan berat badan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian diperoleh mayoritas responden yang telah menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan selama > 2 tahun sebanyak 44 responden (55,0%) mengalami kenaikan berat badan naik 33 responden (41,3%), serta responden yang menggunakan kontrasepsi < 2 tahun 36 (45,0%) mengalami penurunan berat badan sebanyak 11 responden (13,8%). Hasil uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan perubahan berat badan (p-value = 0,000) dan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,977 yang menunjukkan hubungan sangat kuat. Terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan perubahan berat badan. Diharapkan bidan untuk mengevaluasi akseptor KB suntik 3 bulan yang telah menggunakannya >2 tahun dan mengalami peningkatan berat badan, serta mempertimbangkan pemberian alternatif metode kontrasepsi lain yang lebih sesuai.