Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Motivasi Berprestasi, Minat dan Perhatian Orang Tua Terhadap Kemandirian Siswa Hasmi Syahputra Harahap; Nurlina Ariani Hrp; Intan Bayati Nasution; Amin Harahap; Aziddin Harahap; Arman Harahap
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi, minat, perhatian orang tua terhadap terhadap kemandirian siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Sekecamatan Medan Kota. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan sampel penelitian sebanyak 275 siswa yang ditentukan secara purposive sampling (sampel bertujuan) yaitu SMA Negeri 5 sebanyak 138 siswa, SMA Negeri 6 sebanyak 65 siswa, dan SMA Negeri 10 sebanyak 72 siswa. Instrumen penelitian menggunakan angket motivasi berprestasi dengan jumlah 30 soal, angket minat dengan jumlah 20 soal, angket perhatian orang tua dengan jumlah 25 soal, dan angket kemandirian siswa dengan jumlah 40 soal. Teknik analisis yang digunakan adalah korelasi dengan bantuan program SPSS 21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara: (1) Motivasi berprestasi terhadap kemandirian siswa (r=0,326 ; p=0,000); (2) Minat terhadap kemandirian siswa (r=0,293 ; p=0,000); (3) Perhatian orang tua terhadap kemandirian siswa (r=0,419 ; p=0,000). Tindak lanjut dari hasil penelitian ini diharapkan kepada guru dan orang tua untuk dapat memberi semangat kepada anaknya dalam upaya meningkatkan kemandirian dalam belajar baik di sekolah maupun di rumah
Analisis Keakuratan Metode Numerik dalam Menyelesaikan Turunan Fungsi Amin Harahap; Agustin Ningsih; Ayu Widya Ningrum; Indah Kumala Sari; Sarah Dwi Artika
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bidang sains dan teknik, permasalahan yang berkaitan dengan penentuan turunan sering dijumpai dalam berbagai kajian. Namun, tidak semua turunan fungsi dapat diselesaikan secara analitik karena bentuk persamaannya yang kompleks. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan numerik untuk memperoleh nilai turunan secara hampiran. Beberapa metode yang umum digunakan dalam penyelesaian turunan numerik antara lain metode beda maju, metode beda mundur, dan metode beda pusat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat keakuratan ketiga metode tersebut dalam menentukan nilai turunan suatu fungsi. Nilai turunan yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan nilai turunan eksaknya sehingga dapat diketahui besar kesalahan (error) yang dihasilkan oleh masing-masing metode.
Penyelesaian Persamaan Linier Secara Numerik Amin Harahap; Yeni Aryani; Nuraisya; Muthia Yusuf Rambe; Deka Sarmadian Ritonga
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persamaan linier merupakan persamaan aljabar yang setiap sukunya mengandung konstanta atau hasil perkalian konstanta dengan variabel tunggal. Sistem persamaan linier dapat diselesaikan menggunakan metode numerik, yang secara umum dibedakan menjadi metode langsung dan metode iteratif. Metode langsung, yang dikenal sebagai metode eksak, meliputi metode invers dan berbagai teknik dekomposisi matriks, sedangkan metode iteratif menghasilkan solusi melalui proses pendekatan berulang. Artikel ini bertujuan untuk membahas penyelesaian persamaan linier secara numerik dengan menggunakan metode iteratif, khususnya metode Jacobi dan metode Gauss–Seidel. Kedua metode tersebut dipilih karena sering digunakan dalam penyelesaian sistem persamaan linier berukuran besar serta memiliki karakteristik konvergensi yang berbeda. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode Gauss–Seidel umumnya memiliki tingkat konvergensi yang lebih cepat dibandingkan metode Jacobi.