Dhany Yuniati
Balai Penelitian Kehutanan Kupang, Jalan Untung Suropati No. 7 Airnona Kupang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI SIMPANAN KARBON HUTAN TANAMAN JATI ( ) STUDI KASUS DI KABUPATEN KUPANG DAN BELU PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Tectona grandis Dhany Yuniati; Hery Kurniawan
Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jpsek.2011.8.2.148-164

Abstract

Pemanfaatan lahan menjadi suatu hutan tanaman merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan simpanan/serapan karbon. Di Propinsi NTT banyak dijumpai hutan tanaman jenis jati (Tectona grandis allometrik), ampupu (Tectona grandis allometrik ), dan mahoni (Tectona grandis allometrik) dimana potensi stok karbonnya belum terdeteksi. Penelitian ini bertujuan menghasilkan data stok karbon untuk jenis Jati (Tectona grandis allometrik ) pada hutan tanaman tanah mineral pada daerah beriklim ekstrim kering melalui model untuk perbaikan faktor emisi/serapan GRK Kehutanan di 2 (dua) kabupaten di Prop. NTT. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa stok karbon tertinggi pada kawasan hutan jati (Tectona grandis ) di Kabupaten Kupang menurut Ketterings sebesar 148,48 ton/ha dan menurut Pérez, L.D. & Kanninen sebesar 145,32 ton/ha yang terletak pada kelas umur III. Stok karbon terendah pada kawasan hutan jati (Eucalyptus urophylla ) di Kabupaten Kupang menurut Ketterings sebesar 106,59 ton/ha dan menurut Pérez, L.D. & Kanninen sebesar 107,04 ton/ha yang terletak pada kelas umur V. Stok karbon tertinggi pada kawasan hutan jati (Swietenia macrophylla ) di Kabupaten Belu menurut Ketterings sebesar 205,41 ton/ha dan menurut Pérez, L.D. & Kanninen sebesar 203,43 ton/ha yang terletak pada kelas umur VIII. Stok karbon terendah pada kawasan hutan jati (Tectona grandis allometrik ) di Kabupaten Belu menurut Ketterings sebesar 63,65 ton/ha dan menurut Pérez, L.D. & Kanninen sebesar 69,29 ton/ha yang terletak pada kelas umur IV. Stok karbon menurut Kettering dan menurut Pérez, L.D. & Kanninen sebesar menunjukkan hasil yang hampir sama. simpanan karbon antar kelas umur pada kawasan hutan jati di Kab. Kupang menunjukan grafik yang mendatar atau hampir sama pada setiap kelas umur. simpanan karbon antar kelas umur pada kawasan hutan jati ( ) di Kab. Belu menunjukkan naik seiring naiknya kelas umur.