Firmansyah Firmansyah
Universitas Wahidiyah Kediri, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Motivasi Belajar dan Respon Siswa terhadap Online Learning sebagai Strategi Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 Firmansyah Firmansyah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.355

Abstract

Pembelajaran online yang diterapkan pemerintah sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19 memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda antara suatu sekolah dengan sekolah yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pembelajaran online di SMA Wahidiyah Kediri di masa pandemi covid-19 yang diperoleh langsung dari respon siswa serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Instrumen pengukuran berupa angket respon pembelajaran online dan angket motivasi belajar yang disebarkan secara online menggunakan google formulir. Hasil penelitian dari respon siswa menunjukkan terdapat kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaan pembelajaran online di SMA Wahidiyah Kediri. Kelebihan dalam pembelajaran online yaitu: (1) pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja; (2) melatih kemandirian belajar siswa; (3) pembelajaran lebih variatif; (4) sumber belajar yang lebih luas; dan  (5) menghemat waktu, biaya, dan tenaga. Adapun kendala dalam pelaksanaan pembelajaran online yaitu: (1) koneksi atau jaringan internet yang lemah terutama pada daerah-dareah tertentu; (2) kebutuhan kuota internet yang besar; (3) kemampuan yang masih rendah dalam hal informasi dan teknologi (IT) baik dari guru maupun siswa; dan (4) desain model pembelajaran online yang belum tepat sehingga siswa kesulitan dalam memahami materi. Kekurangan dan kendala dalam pelaksanaan pembelajaran online lebih mendominasi sehinga motivasi belajar siswa menjadi rendah