Niwalmars CS
Universitas Kristen Indonesia Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Dalam Menangani Peserta Didik Yang Bermasalah Di Sekolah Niwalmars CS; Fredik Melkias Boiliu
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas pembelajaran pendidikan agama Kristen dalam menangani peserta didik yang bermasalah di SMP Negeri 65 Jakarta. Permasalahan peserta didik di sekolah merupakan hal serius yang harus ditangani secara efektif oleh guru pendidikan agama Kristen melalui pembelajaran pendidikan agama Kristen. Efektivitas pembelajaran pendidikan agama Kristen dalam proses belajar mengajar dirancang oleh guru untuk memperhatikan permasalahan yang dihadapi peserta didik. Sebab, banyak permasalahan yang terjadi dan guru pendidikan agama Kristen harus mengatasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data dalam deskriptif yang umumnya berbentuk kata-kata, gambar-gambar atau rekaman, dengan kriteria data yang pasti. Informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yakni 9 orang peserta didik dan 1 orang guru pendidikan agama Kristen. Berdasarkan hasil penelitian di dapati bahwa, belum efektif pembelajaran pendidikan agama Kristen dalam menangani bermasalahan peserta didik di SMP Negeri 65 Jakarta. Hal ini dikarenakan guru pendidikan agama Kristen, belum mampu mengelola kelas dengan baik, belum sepenuhnya memahami dan melaksanakan tugas pokok dan fungsi guru, belum maksimal dalam mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki peserta didik, belum melaksanakan peran sebagai mediator, sebagai konselor, dan kompleksitas kompetensi pedagogis psikologis dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen belum didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.