Rahmatul Ulfa Auliya
UIN Imam Bonjol Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KENAKALAN ORANGTUA PENYEBAB KENAKALAN REMAJA Rahmatul Ulfa Auliya
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 4, No 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v4i2.505

Abstract

Media masa akhir-akhir ini menunjukkan kenakalan remaja di Indonesia semakin meningkat. Secara teoritik diketahui bahwa peran orangtua kelak memberikan dampak kepada anak, salah satu bentuk negatif yang muncul dari kesalahan orangtua dalam membimbing anak adalah kenakalan remaja. Usia remaja merupakan masa peralihan menuju dewasa yang penuh akan gejolak. Pada masa ini dibutuhkan arahan dan kedekatan anak dengan orang tuanya untuk memberikan kenyamanan dan pembimbingan. Hal ini tentunya akan sulit dilakukan oleh orangtua jika orangtua teralu mengekang bahkan tidak membiarkan anaknya berfikir sendiri tentang masa depan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kenakalan yang ternyata penyebab dari kenakalan dari orangtuanya dan faktor yang mempengaruhinya. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja yang sedang mengalami masa transisi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang mengambil sumber dari buku-buku yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tingkahlaku dan peran orangtua yang salah menjadi penyebab kenakalan remaja sehingga remaja melakukan pertentangan dengan berbuat hal-hal yang disukainya tanpa diketahui orangtua. Banyak remaja yang melakukan berbagai hal yang negatif seperti menggunakan narkoba,minum-minuman keras, melakukan seks bebas, melakukan perusakan tempat umum dan suka berkelahi dengan orang lain. Hal ini disebabkan beberapa faktor seperti proses keluarga, kelas sosial ekonomi, harapan pendidikan nilai-nilai disekolah dan kualitas lingkungan sekitar tempat tinggal.
TEORI BEHAVIORAL DALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN KONSELING ISLAM Rahmatul Ulfa Auliya
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 4, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v4i1.513

Abstract

Dalam teori behavioral Manusia dipandang sebagai makhluk hereditas yang netral, terlahir tidak baik dan tidak buruk.  Dalam pandangan Islam manusia memiliki fitrah yang dimilikinya sejak lahir berupa potensi cenderung pada agama Allah, cenderung pada ketauhidan dan cenderung pada hal-hal yang positif. Tingkah laku manusia dalam kehidupannya dipengaruhi faktor dari luar. Baik lingkungan keluarga, teman sebaya dan lainnya. Dalam konsep Islam dikatakan bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang saling berinteraksi dan saling mempengaruhi di dalam lingkungannya terutama keluarga. Dengan berinteraksi, manusia sekaligus belajar untuk perubahan-perubahan prilaku tertentu sekaligus  mampu membentuk kepribadiannya. Konsep Islam juga mengatakan bahwa keturunan bagian dari pembentukan tingkah laku dan kepribadian. Dalam pembentukan tingkah laku dan kepribadian manusia, tidak terlepas dari hidayah  Allah. Jika manusia memanfaatkan hidayah yang telah diberikan oleh Allah, niscaya manusia tidak akan tersesat dalam hidupnya, mampu berinteraksi dan berhubungan  secara baik dengan dirinya sendiri, berhubungan dengan orang lain, berhubungan dengan lingkungan, dan berhubungan dengan sang Penciptanya.