Chairil Nawar Siregar
Pusat Litbang Konservasi dan Rehabilitasi Jl. Gunung Batu No. 5. PO. Box 165 Bogor; Telp. 0251-633234, 7520067; Fax. 0251-638111

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FORMULASI PERSAMAAN ALLOMETRIK UNTUK PENDUGAAN BIOMASSA KARBON JATI ( Linn.F) DI JAWA BARATTectona grandis Chairil Nawar Siregar
Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol 9, No 3 (2012): Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jpsek.2012.9.3.160-169

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Jawa Barat dan dengan menggunakan 32 pohon contoh destruktif diformulasikan persamaan allometrik yang dapat digunakan untuk estimasi biomassa karbon bagian atas, bagian bawah dan biomassa karbon total pada tegakan . Persamaan allometrik yang dihasilkan adalah Y= 0,0548 X , R = 0,9772 (biomassa bagian atas), Y= 0,0562 X , R = 0,9107 (biomassa bagian bawah); dan Y= 0,0944 X , R = 0,9719 (biomassa total), dimana Y adalah berat biomassa dan X adalah diameter pohon setinggi dada (Dbh). Dengan menggunakan persamaan ini, maka biomassa bagian atas, biomassa bagian bawah, dan biomassa total dari pohon dapat diestimasi hanya dengan menggunakan parameter diameter setinggi dada. Persamaan allometrik ini secara statistik signifikan, dan dapat digunakan untuk menduga besarnya biomassa pohon jati yang tumbuh pada daerah lain dengan kondisi iklim yang sama atau mirip. Sebagian besar biomassa jati dialokasikan ke batang dengan rata-rata persentase sebesar 54,73% . Sisanya secara berurutan didistribusikan ke bagian akar (rata-rata 19,90%), cabang (rata-rata 14,61%), daun (rata-rata 6,85%), dan ranting (rata-rata 3,90%). Nilai tertinggi total biomassa diperoleh pada tegakan dengan rentang diameter 21,2 - 26,2 cm dengan kerapatan 556 pohon/ha, yaitu sebesar 71,7 ton C/ha atau setara dengan konservasi karbon sebesar 263,29 ton CO /ha.