Putri Halimu Husna
Akper Giri Satria Husada Wonogiri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN DAN ANSIETAS TENTANG VAKSIN COVID_19 PADA KADER KESEHATAN DI DESA SUMBERAGUNG KECAMATAN PRACIMANTORO Susana Nurtanti; Putri Halimu Husna
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 5 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemic Covid_19 dan program vaksinasi Covid_19 menjadi masalah bagi Negara Indonesia dan dunia di bidang kesehatan. Penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan tingkat ansietas pada kader kesehatan di Desa Sumberagung Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri Indonesia. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian seluruh kader kesehatan dan tokoh masyarakat  di Desa Sumberagung Kecamatan Pracimantoro. Tehnik pengambilan sampling pada penelitian purposive sampling sebanyak 50 orang Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tentang tingkat pengetahuan dan tingkat ansietas Hamilton Rating Scale For Anxiety(HRS-A). Kuisioner telah dilakukan uji validitas dengan menggunakan teknik korelasi Product Moment  dan uji reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha ≥ 0,60, yang menyatakan bahwa kuisioner tersebut valid dan konsisten. analisa statistik deskriptif menggunakan frekuensi absolut dan relatif, rata-rata, standar deviasi, koefisien variasi, dan nilai minimum dan maksimum. Data yang di analisis deskriptif adalah usia,  jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan. Analisis univariat adalah tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan. Secara umum sebagian besar responden berdasarkan karakteristik jenis kelamin yang mempunyai tingkat pengetahuan rendah adalah perempuan 28(56%), usia 35-45 tahun 27(54%), pendidikan SMP 23(46%) dan pekerjaan sebagai petani 35(70%). Responden berdasarkan karakteristik jenis kelamin yang mempunyai tingkat ansietas berat yaitu perempuan 20(40%), usia 35-45 tahun 19(38%), pendidikan SMA 15(30%), pekerjaan sebagai petani 28 (56%). Hasil penelitian menunjukkan responden dengan tingkat pengetahuan tinggi 3(6%), tingkat pengetahuan sedang 5(10%) dan tingkat pengetahuan rendah 42(84%). Responden dengan tingkat ansietas berat 32(64%), tingkat ansietas sedang 15(30%) dan tingkat ansietas rendah 3 (6%). 
Quality of Life Among Women at Menopause Marni Marni; Siti Farida; Putri halimu Husna; Wahyuningsih Wahyuningsih; Domingos Soares; Kresna Agung Yudhianto
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v21i2.24246

Abstract

This study aimed to examine factors related to the quality of life in women at menopause. This cross-sectional study included 53 women aged 45 to 65 who were at menopause, with self-reported good general health and not receiving hospital treatment, and were willing to participate as respondents. The Menopause-Specific Quality of Life (MENQOL) questionnaire assessed quality of life across four domains: vasomotor, psychosocial, physical, and sexual. Data analysis involved univariate analysis using frequency tables and crosstabs, bivariate analysis using correlation tests, and multivariate analysis using chi-square tests. The bivariate analysis revealed a significant association between education and quality of life (p = 0.000). Additionally, the age of menarche (p = 0.022) and income (p = 0.006) were significant factors. The multivariate analysis confirmed that both income (p = 0.021) and frequency of sexual activity (p = 0.032) significantly impacted the quality of life. The quality of life among women at menopause was influenced by factors such as education, age of menarche, income, and early menopause. Income and the frequency of sexual activity particularly affected the quality of life, specifically in the sexual domain. This research holds implications highlighting the need for targeted interventions to help women prepare for menopause and mitigate physical complaints.