This Author published in this journals
All Journal Jurnal Shanan
Raulina Siagian
STT HKBP Pematangsiantar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERJUMPAAN TRANSFORMATIF YESUS DENGAN PEREMPUAN Raulina Siagian
Jurnal Shanan Vol. 3 No. 1 (2019): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.989 KB) | DOI: 10.33541/shanan.v3i1.1574

Abstract

Sebagai makhluk sosial, setiap orang pasti dan akan selalu mengalami perjumpaan dengan sesamanya. Manusia akan menemukan banyak kesempatan untuk mengalami perjumpaan dengan orang lain. Namun sebagian orang bisa mengalami perjumpaan yang berulang di kurun waktu yang lama dengan orang-orang tertentu, namun perjumpaan tersebut tidak memberi dampak yang signifikan bagi hidupnya. Artinya perjumpaan itu hanya sebatas rutinitas tanpa makna. Sementara itu, bagi yang lain, perjumpaannya dengan orang lain, meski dalam waktu yang relatif singkat, ternyata dapat memberi makna yang dalam baginya. Perjumpaan itu bahkan dapat memberi pengaruh besar bagi dirinya. Perjumpaan itu dapat mentransformasi dirinya, dapat menimbulkan perubahan paradigm berpikir, perubahan pemahaman, perubahan perasaan bahkan perubahan sikap hidup. Melalui perjumpaan tersebut ada nilai-nilai tertentu yang saling dibagikan dan memberi pengaruh positif bagi kehidupan antarpribadi yang saling berjumpa tersebut.Perjumpaan transformatif itu sudah dialami para perempuan bersama dengan Yesus. Dalam perjumpaan-Nya dengan para perempuan Yesus sudah menghadirkan perubahan besar di tengah-tengah kemarginalan yang dialami perempuan. Yesus menghargai perempuan dan menempatkannya setara dengan laki-laki. Yesus membuka ruang bagi perempuan untuk berperan aktif di tengah-tengah misi yang dikerjakan-Nya dan yang selanjutnya dikerjakan oleh para murid-Nya.Kiranya perjumpaan transformatif itu dapat menjadi dasar berpijak bagi para perempuan di masa kini untuk melanjutkan langkah dan perjuangan demi kehidupan yang lebih baik. Tantangan dan kesulitan tidak menjadi alasan untuk berhenti melainkan menjadi motivasi untuk semakin kreatif mencari dan mencipta peluang-peluang yang baik untuk berkembang serta semakin dinamis menghadapi berbagai tantangan yang muncul di tengah-tengah kehidupan bersama dengan orang lain.Kata Kunci: Perjumpaan, transformatif, perempuan