ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data empirik, fakta, dan informasi yang shahih (valid) dan benar, serta dapat dipercaya (reliabel) tentang pengaruh Kompetensi, Budaya Organisasi dan Pembelajaran terhadap Kinerja Pemasar Asuransi Jiwa, Pemasar Asuransi jiwa, adalah karyawan yang bekerja di bidang Pemasaran, studi kausal di PT Indolife Pensiontama.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode survei (survey research), dilakukan mulai 3 September 2019 s/d 11 November 2019, meliputi kegiatan pra survei, konsolidasi, uji coba instrumen melalui uji validitas dan perhitungan reliabilitas, serta pengumpulan dan pengolahan data hasil penelitian.Sampel penelitian ini adalah seluruh populasi yang terjangkau, dan berkarakter sama, yaitu sebanyak 30 orang CCE sebagai Pemasar Asuransi Jiwa untuk uji validitas dan 100 orang CCE sebagai Pemasar Asuransi Jiwa untuk sampel penelitian, yang diambil secara acak sederhana (Simple Random Sampling), dengan pengundian nomor responden dari seluruh CCE sebagai Pemasar Asuransi Jiwa, yang memenuhi syarat penelitian.Pengukuran dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan nilai dari setiap butir pertanyaan dari semua variabel, ukuran nilai yang diberikan dalam setiap pernyataan menggunakan ”Skala Likert”.Data yang berasal dari penyebaran kuesioner dilakukan analisis data antara lain: deskripsi data, pengujian persyaratan penelitian, meliputi: uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linieritas. Untuk membuktikan pengaruh variabel Kompetensi (X₁) Budaya Organisasi (X₂), dan Pembelajaran (X3) terhadapKinerja (Y) pada penelitian ini, dilakukan teknik analisis data dengan Analisis Jalur (Path Analysis).Berdasarkan hasil analisis penelitian:1) Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan variabel Kompetensi (X₁) terhadap variabel Pembelajaran (X₃), secara parsial sebesar 82,88%.2) Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan variabel Budaya Organisasi(X₂) terhadap variabel Pembelajaran (X₃), secara parsial sebesar 94,63%.3) Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan variabel Kompetensi (X₁) terhadap variabel Kinerja (Y), secara parsial sebesar 71,90%.4) Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan variabel Budaya Organisasi(X₂) terhadap variabel Kinerja (Y), secara parsial sebesar 77,38%.5) Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan variabel Pembelajaran (X₃) terhadap variabel Kinerja (Y), secara parsial sebesar 74,17%. Kata Kunci : Kompetensi, Budaya Organisasi, Pembelajaran, dan Kinerja