Sri Lestari
Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DEODORISASI LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN LIMBAH BAGLOG Pleurotus ostreatus DENGAN KOMBINASI VOLUME DAN WAKTU INKUBASI BERBEDA Heru Teguh Sumarko; Sri Lestari; Ratna Stia Dewi
Molekul Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.857 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2013.8.2.137

Abstract

Limbah cair batik yang dibuang ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu bersifat toksik, mengakibatkan penurunan kualitas air disekitar lingkungan dan kesehatan dengan munculnya masalah utama seperti bau tidak sedap. Kondisi tersebut diperlukan penanganan agar efek pencemaran rendah atau menjadikan limbah cair batik tidak toksik. Penelitian tentang pengelolaan limbah cair batik berupa deodorisasi menggunakan limbah baglog Pleurotus ostreatus dengan kombinasi volume dan waktu inkubasi berbeda telah diujikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan limbah baglog P. ostreatusdengan kombinasi volume dan waktu inkubasi berbeda dalam mendeodorisasi limbah cair batik, dan untuk mengetahui perlakuan yang terbaik dalam mendeodorisasi limbah cair batik menggunakan limbah baglog P. ostreatus dengan kombinasi volume dan waktu inkubasi berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah baglog P. ostreatus dengan kombinasi volume dan waktu inkubasi berbeda mampu mendeodorisasi limbah cair batik. Hasil terbaik berupa penurunan skala bau 3 (tidak bau) yang diikuti persentase penurunan nilai BOD sebesar 93,95% (3301 mg/l menjadi 200 mg/l) dan COD 79,66% (15200 mg/l menjadi 3120 mg/l) pada perlakuan 100 ml volume limbah cair batik dan 96 jam waktu inkubasi. 
EFEKTIVITAS ECENG GONDOK (Echhornia crassipes) DALAM PENYERAPAN KADMIUM (Cd) PADA LEACHATE TPA GUNUNG TUGEL Sri Lestari; Slamet Santoso; Sulastri Anggorowati
Molekul Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.979 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2011.6.1.87

Abstract

Leachate is liquid of result organic garbage that contain substance is dissolved and suspension as decomposition by microorganism. Leachate contain material organic with high level and many formed at landfill with open dumping system. Material organic in leachate can be reduced by phytoremediation with water hyacinth (Echhorniacrassipes). The aim of research are know large closure of water hyacinth, long residence time and the best interaction to reduce the levels of material organic in leachate. Method of research was designed experimental based on Completely Randomized Design (CRD) with Factorial Design. The first factor are closing large percentage of water hyacinth (0%, 25%, 50%, 75% and 100%) and the second factor are long residence time (4 days, 5 days and 6 days). Result of research showed that is closing large of 75% is the best treatment to reducing level of Cd that is 29,279%. and long residence time of 6 days is the best treatment to reducing level of Cd that is 27,211%. Interaction closing large of 75% and long residence time of 6 days is the best treatment to reducing level of Cd that is 39,770%
PENYERAPAN LOGAM KROM TOTAL (Cr) LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN LIMBAH BAGLOG Pleurotus ostreatus DENGAN WAKTU KONTAK BERBEDA Ratna Stia Dewi; Sri Lestari; Ani Siti Nuraini
Arena Tekstil Vol 38, No 1 (2023)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31266/at.v38i1.6466

Abstract

Limbah cair industri tekstil tradisional batik berasal dari proses pewarnaan yang mengandung logam berat salah satunya yaitu kromium (Cr). Logam Cr memiliki daya racun tinggi dan termasuk jenis logam bahan beracun dan berbahaya (B3). Pemanfaatan limbah medium tanam jamur (baglog) tiram putih (Pleurotus ostreatus) dapat digunakan sebagai bahan penyerap untuk menurunkan kandungan Cr pada limbah cair batik karena limbah baglog P. ostreatus masih mengandung miselium P. ostreatus dan selulosa serbuk gergaji kayu. Miselium P. ostreatus yang terkandung dalam serbuk gergaji kayu berguna untuk menyerap ion logam berat dari limbah cair dan selulosa, sehingga berpotensi sebagai bahan penyerap logam berat Cr. Tujuan penelitian adalah mengetahui kemampuan limbah baglog P. ostreatus dalam menyerap logam berat Cr total, serta waktu kontak optimum limbah baglog P. ostreatus dalam menyerap logam Cr total. Hasil penelitian menunjukkan limbah baglog P. ostreatus memiliki kemampuan untuk menyerap logam Cr total dalam limbah cair batik pada waktu kontak dengan variasi 24, 48, 72, 96, 120, 144, 168, 192 dan 216 jam, berturut-turut yaitu sebesar 22%, 45%, 15%, 35%, 45%, 60%, 62%, 76%, dan 29%. Pada proses ini terjadi penguraian substrat yang menyebabkan perubahan pH dan temperatur akibat metabolisme fungi, yaitu pada pH 5,6 – 6 dan  temperatur 26˚C – 28˚C sesuai dengan baku mutu yang diperbolehkan. Penggunaan limbah baglog P. ostreatus sebagai adsorben mampu menurunkan kadar kromium total secara optimum dengan perlakuan waktu kontak 192 jam dengan hasil sebesar 76%.