Setyo Budi Ernawati
SMK Negeri 2 Sragen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN SEBAGAI ALTERNATIF MENGATASI PERMASALAHAN MOTIVASI DAN KEMAMPUAN PEMBELAJARAN MATERI HAK DAN KEWAJIBAN ASASI MANUSIA BAGI SISWA KELAS XI TKJ-2 SMK NEGERI 2 SRAGEN KABUPATEN SRAGEN Setyo Budi Ernawati
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.402 KB) | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.496

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana proses meningkatkan motivasi belajar,  prestasi belajar pengetahuan, ketrampilan dan prilaku siswa kelas XI TKJ 2 di SMK Negeri 2 Sragen dengan menggunakan model pembelajaran Bermain Peran ( Role Play) pada pelajaran materi hak dan kewajiban asasi manusia .PTK ini dilakukan dua siklus , terjadi perubahan perilaku belajar dari motivasi belajar meningkat, Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan pencapaian prosentase rata-rata pelajaran materi hak dan kewajiban asasi manusia  ketrampilan 85,52 %, nilai pengetahuan 84,19% dari 31 peserta didik. Pencapaian rata –rata motivasi  belajar peserta didik 88.32%, Berdasarkan hasil penelitian , maka peneliti merekomendasikan bahwa model Bermain Peran ( Role Play).Kata Kunci: Bermain Peran (Role Play), motivasi belajar  Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana proses meningkatkan motivasi belajar,  prestasi belajar pengetahuan, ketrampilan dan prilaku siswa kelas XI TKJ 2 di SMK Negeri 2 Sragen dengan menggunakan model pembelajaran Bermain Peran ( Role Play) pada pelajaran materi hak dan kewajiban asasi manusia . PTK ini dilakukan dua siklus , terjadi perubahan perilaku belajar dari motivasi belajar meningkat, Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan pencapaian prosentase rata-ratapelajaran materi hak dan kewajiban asasi manusia  ketrampilan 85,52 %, nilai pengetahuan 84,19% dari 31 peserta didik. Pencapaian rata –rata motivasi  belajar peserta didik 88.32%, Berdasarkan hasil penelitian , maka peneliti merekomendasikan bahwa model Bermain Peran ( Role Play)..