This Author published in this journals
All Journal JURNAL TERUNA BHAKTI
Hendrik Ananias
Sekolah Tinggi Agama Kristen Teruna Bhakti Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Budaya Hukum dalam Konteks Pelayanan Hamba Tuhan Harlin Yasin; Hendrik Ananias; Ho Lucky Setiawan; Budi Wibowo
JURNAL TERUNA BHAKTI Vol 3, No 2: Pebruari 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN TERUNA BHAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47131/jtb.v3i2.125

Abstract

Law can be interpreted as regulations that are regulating and coercive, which if violated will result in acting in the form of sanctions. To avoid violations of the law, legal awareness is needed which is a conscious attitude that is born in humans about something that arises from the heart through the soul and inner attitude towards what should be done and what should not be done. One indicator of the level of legal awareness in society is knowledge of the law. This study uses a descriptive method that describes, describes reality in clear words based on sources from various literature. Thus, through this research method, it can provide an explanation of how to realize legal awareness in the context of the ministry of God's servants, so that every servant of God can set a good example for his people in building a good legal culture. For this reason, every servant of God really needs to understand the laws that apply where they carry out service activities so that they can become examples for the people to realize legal awareness in the context of church life. AbstrakHukum dapat diartikan sebagai peraturan-peraturan yang sifatnya mengatur dan memaksa, yang jika dilanggar akan berakibat diambilnya tindakan berupa sanksi. Untuk menghindari pelanggaran-pelanggaran hukum maka di perlukan kesadaran hukum yang merupakan sikap sadar yang lahir dalam diri manusia tentang sesuatu yang timbul dari dalam hati melalui penjiwaan dan sikap batin terhadap apa yang seharusnya dilakukan dan apa yang seharusnya tidak dilakukan. Salah satu indikator mengenai tingkat kesadaran hukum dalam masyarakat, adalah pengetahuan terhadap hukum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang memaparkan, menggambarkan realitas dengan kata-kata yang jelas berdasarkan sumber dari berbagai literatur. Dengan Demikian maka melalui metode penelitian ini dapat memberikan suatu pemaparan bagaimana mewujudkan kesadaran hukum pada konteks pelayanan hamba Tuhan, agar setiap hamba Tuhan dapat memberikan teladan yang baik bagi umatnya didalam membangun budaya hukum yang baik. Untuk itu, setiap hamba Tuhan sangat perlu memiliki pemahaman dan pengertian tentang hukum yang berlaku di tempat mereka melakukan aktifitas pelayanan agar dapat menjadi contoh bagi umat guna mewujudkan kesadaran hukum dalam konteks kehidupan bergereja.