Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN EFISIENSI PENGISIAN MINUMAN GELAS KEMASAN KECIL DENGAN MENGGUNAKAN DISPENSER MULTI TAP OTOMATIS windra windra
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1327.435 KB) | DOI: 10.17977/um080v1i12020p40-47

Abstract

Abstrak. Dispenser air minum merupakan teknologi buatan manusia yang berfungsi sebagai alat menge­lola air minum. Teknologi dispenser yang beredar dipasaran saat ini mayoritas hanya dilengkapi dengan 2 hingga 3 keran keluaran air. Hal ini dikarenakan dispenser didesain untuk melayani penuangan air ha­nya 1 gelas saja. Penggunaan dispenser dengan kran yang hanya 2 hingga 3 buah dinilai kurang efektif jika digunakan untuk proses penuangan air dalam kuantitas yang tinggi. Untuk mengatasi kelemahan dispen­ser dengan keterbatasan keran tersebut, melalui kegiatan pengabdian ini dirancang suatu dispenser yang memiliki tingkat efisiensi penuangan yang cukup tinggi. Dispenser dirancang khusus agar dapat me­ngi­si gelas secara otomatis untuk mempermudah penyediaan air minum gelas dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang bersaman. Perancangan ini dilakukan dengan meman­faatkan mikrokontroler ber­basis arduino, yang didukung oleh komponen lain berupa water valve, dan sensor air dengan harapan dapat mengurangi resiko air tumpah dan mencegah perbedaan volume takaran penuangan. Kedepannya, alat ini diharapkan dapat digunakan dalam kegiatan seperti rapat, kerja bakti/ kegiatan sosial, acara hajatan atau bahkan prosesi keagamaan.  Kata Kunci:  dispenser otomatis, multi tap, mikrokontroler, efisiensi, gelas kecil.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENCAPAIAN KINERJA OPERASIONAL DI CV TUNGGAL JAYA Windra Windra
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 5 No. 5 (2020): Performa
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v5i5.1815

Abstract

Industri kawat, kabel dan pipa memiliki peluang pasar yang tinggi, hal ini disebabkan investasi di pasar global akan menggairahkan industri baja di seluruh dunia. CV. Tunggal Jaya merupakan perusahaan domestik yang bergerak dalam Industri Kawat Pabrikan dan CV. Tunggal Jaya memiliki lokasi strategis di daerah Surabaya. Dalam melakukan kegiatan usahanya, CV. Tunggal Jaya masih bergantung pada suplier sebagai penyuplai bahan baku, kesiapan mesin dan skill operator. Permasalahan yang dialami CV. Tunggal Jaya pada tahun 2019 mengalami penurunan business performance, terlihat dari laba yang terus menurun antara periode tahun 2017 hingga tahun 2018 serta penjualan yang juga mengalami penurunan di tahun yang sama. Dikarenakan masalah tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian business performance di CV Tunggal Jaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah faktor ketersediaan bahan baku, kesiapan mesin dan skill operator dapat mempengaruhi pencapaian business performance sehingga diharapkan dengan adanya penelitian ini selanjutnya dapat berguna dalam hal memecahkan masalah yang ada pada CV. Tunggal Jaya dikemudian hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif kausal dengan populasi yang diteliti adalah seluruh karyawan CV Tunggal Jaya sebanyak 32 orang. Penelitian ini menggunakan data primer. Data primer didapatkan dengan cara mengumpulkan jawab-jawaban dari kuesioner yang disebar langsung oleh peneliti. Kuesioner dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Variabel yang diteliti adalah business performance, ketersediaan bahan baku, kesiapan mesin dan skill operator. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan ketersediaan bahan baku, kesiapan mesin dan skill operator berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja operasional di CV. Tunggal Jaya Kata kunci: Kinerja operasional, Ketersediaan bahan baku, kesiapan mesin, skill operator.