Romi Djafar
Tim Pengajar Pada Program Studi Mesin dan Peralatan Pertanian, Politeknik Gorontalo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REDESAIN MATA PISAU ALAT PENCACAH BONGGOL JAGUNG Dayuwanto Harun; Romi Djafar; Agus Susanto Ginting
JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo) Vol 3 No 2 (2018): Jurnal JTPG (Oktober)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtpg.v3i2.268

Abstract

Bongkol jagung merupakan salah satu limbah dari tanaman jagung yang tidak memiliki nilai ekonomi di Indonesia. Kandungan nutrisi bongkol jagung berdasarkan analisis di Laboratorium Ilmu Makanan Ternak meliputi kadar air, bahan kering, protein kasar dan serat kasar berturut-turut sebagai berikut 29,54; 70,45; 2,67 dan 46,52% dalam 100% bahan kering. Bongkol jagung sangat potensial untuk dapat dikembangkan sebagai pakan ruminansia. Namun untuk pengolahannya dibutuhkan suatu mesin yang bisa menghancurkan bongkol jagung kering ini hingga menjadi partikel kecil berukuran 1mm atau krang dari 1mm untuk pakan ternak atau bahan campuran pakan ternak. Untuk itu, dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, perlu diciptakan inovasi untuk meningkatkan nilai ekonomis dan pemanfaatannya sebagai pakan ternak. “Redasin Mata Pisau Alat Pencacah Bonggol Jagung” dengan Kapasitas 23,11gr/jam sebagai Pakan Ternak” dimaksudkan untuk membantu para peternak, agar bisa memanfaatkan limbah bongkol jagung kering untuk pakan ternak. Setelah dilakukan perancangan mesin pencacah bonggol jagung, diperoleh dimensi dan ukuran mesin yang sesuai dengan standar yang ada, seperti daya motor penggerak yang digunakan, diameter poros yang digunakan, ukuran pulley dan jenis sabuk yang digunakan, serta komponen-komponen mesin lainnya. Sehingga akan dihasilkan mesin pencacah bonggol jagung dengan biaya yang lebih efisien dan terjangkau dan hasil produksinya juga sesuai dengan yang diharapkan.
KOMPOR BIOMASSA SISTEM BATCH MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR SEKAM PADI admin admin; Mustaqim Kamba; Romi Djafar
JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo) Vol 4 No 1 (2019): Jurnal JTPG (Mei)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtpg.v4i1.339

Abstract

Biomassa merupakan material biologis berupa tumbuhan dan hewan yang dapat diubah menjadi sumber energi. Berbagai jenis biomassa dari hasil sisa pengolahan bahan pertanian seperti sekam padi, tongkol jagung dan serbuk kayu yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Biomassa ini dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak bumi yang cocok dikembangkan di Indonesia khususnya propinsi Gorontalo yang memiliki tanaman padi yang sekali panen menghasilkan limbah pertanian yang sangat melimpah yaitu sekam padi. Kebiasaan yang sering dilakukan oleh petani adalah dengan melakukan pembakaran sekam padi yang membawa dampak pada pencemaran lingkungan, yang bersumber dari asap pembakaran sekam padi tersebut. Maka di buatlah fabrikasi kompor gasifikasi biomassa sistem batch dengan menambahkan kepala kompor dan menggunakan blower sebagai udara primer. Oleh karena itu, Teknologi kompor gasifikasi yang dapat mengkonversi biomassa menjadi energi panas yang hemat energi dan ramah lingkungan sebagai solusi yang tepat untuk diperkenalkan kepada pemerintah daerah maupun masyarakat. Tujuan dari pembuatan kompor ini adalah merancang fabrikasi kompor biomassa dengan bahan baku sekam padi. Hasil fabrikasi telah diuji kinerjanya dengan jumlah ukuran bahan bakar yaitu 1 kg. Metode yang digunakan adalah water boiling test (WBT) terhadap 2 liter air. Berdasarkan pengujian didapatkan hasil waktu mendidig tercepat terjadi pada menit ke 5,36. komsumsi bahan bakar yang dihasilkan berturut-turut 1,1 kg/h; 1.9 kg/h dan 2.5 kg/h. Power output yang didapatkan adalah terendah sebesar 0.8 kWh dan tertinggi sebesar 1.8 kWh. Sedangkan efesiensi termal kompor gasifikasi dihasilkan sebesar 23.8%.
REDESAIN KOMPOR BIOMASSA TIPE DOWNDRAFT SYSTEM CONTINUE DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN SEKAM PADI admin admin; Thambarriyaldi Tuina Effendi; Romi Djafar; Sjahril Botutihe
JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo) Vol 4 No 1 (2019): Jurnal JTPG (Mei)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtpg.v4i1.341

Abstract

Kompor gasifikasi adalah salah satu teknologi pemanfaatan biomassa untuk keperluan memasak pada sektor rumah tangga. Gasifikasi biomassa merupakan suatu proses dekomposisi termal dari bahan-bahan organik melalui pemberian sejumlah panas dengan suplai oksigen terbatas untuk menghasilkan synthesis gases yang terdiri dari CO, H2, CH4 (selanjutnya disebut dengan syn-gas) sebagai produk utama dan sejumlah kecil arang karbon dan abu sebagai produk ikutan. Tujuan utama saya dalam menciptakan inovasi teknologi yang sedang berkembang saat ini supaya hasil yang didapat lebih efektif dan berkualitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen, diawali pengamatan dilapangan (observasi) kemudian dari sumber studi pustaka selanjutnya diaplikasikan dalam satu model dimensi dengan perencanaaan yang diwujudkan dalam satu bentuk nyata berupa prototipe kompor biomassa tipe downdraft system continue. Komsumsi bahan bakar berturut-turut didapat sebesar 0.00012 ; 0.00028 ; dan 0.00050 kg/hr. Total operating time dari kompor masing-masing sebesar 14; 16 dan 18 menit Power input berdasarkan hasil analisis masing-masing sebesar 0.00037 ; 0.00088 ; dan 0.00154 kW. Berdasarkan hasil analisis didapatkan power output terendah sebesar 7.3 ; 17.1 dan 30.5 kW. Efesiensi kompor biomassa tipe downdraft system continue pada penelitian adalah sebesar 23,6%.