Ngusman & Rina
PLB Unesa dan Guru SMALB/C AKW Kumara II Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYEDERHANAAN PROSES PEMBUATAN TEMPE KEDELAI UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN VOKASIONAL BAGI ANAK TUNAGRAHITA Rina, Ngusman &
Pendidikan Luar Biasa Vol 9, No 1 (2013): Volume 9 No 1, April 2013
Publisher : Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract; Vocational skill is needed job skill as a preparation for life sustaining needs to be independence. Mentally retarded student require vocational skills because their intelligences are below the average, so it is less likely to be working in the field of intelligence that requires intelligence. It means that vocational skill is needed by those students, especially those mild mentally retarded students who still can be given vocational skills. The purpose of this research is to simplify the process of making tempe kedelai to improve vocational skill on mild mentally retarded students of class XI SMALB / C AKW Kumara II Surabaya. So simplifying the learning process of making tempe kedelai can be used as motivation for teachers to improve skill of mild mentally retarded students. The results showed that simplifying the process of making tempe kedelai can increase the vocational skill of mild mentally retarded students of increased acquisition value after learning held in balance with the demonstrated the students’ independent. Abstrak; Kecakapan vokasional merupakan keterampilan kerja yang dibutuhkan sebagai bekal untuk menopang kebutuhan hidup mencapai kemandirian. Anak tunagrahita membutuhkan kecakapan vokasional sebab anak tunagrahita memiliki kecerdasan dibawah rata-rata sehingga kurang memungkinkan untuk dapat bekerja dibidang yang membutuhkan kecerdasan intelegensi. Maka kecakapan vokasional sangat diperlukan oleh anak tunagrahita khususnya anak tunagrahita ringan yang mampu diberikan kecakapan vokasional. Tujuan penelitian ini adalah penyederhanaan proses pembuatan tempe kedelai untuk meningkatkan kecakapan vokasional bagi anak tunagrahita ringan kelas XI di SMALB/C AKW Kumara II Surabaya. Maka pembelajaran penyederhanaan proses pembuatan tempe kedelai dapat dijadikan motivasi bagi guru untuk meningkatkan keterampilan bagi anak tunagrahita ringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyederhanan proses pembuatan tempe kedelai dapat meningkatkan kecakapan vokasional anak tunagrahita ringan berupa peningkatan perolehan nilai setelah diadakan pembelajaran seimbang dengan ditunjukkannya kemandirian siswa.   Kata Kunci : penyederhanaan proses pembuatan tempe, kecakapan vokasional,