Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding SIMKESNAS

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TRIPLE ELIMINASI DI PUSKESMAS SERIRIT II Ketut Ayu Krisnawati; Ketut Eka Larasati Wardana; Kadek Ayu Suarmini
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.021 KB)

Abstract

Penyakit HIV, Hepatitis dan Sifilis dapat menular dari ibu ke janinnya yang menyebabkan tingginya morbiditas dan mortalitas utamanya pada negara berkembang. Penularan infeksi ini dapat dicegah dengan deteksi dini triple eliminasi pada masa kehamilan dengan maksimal. Tujuan penelitian ini adalah menilai tingkat pengetahuan ibu hamil terkait dengan pemeriksaan triple eliminasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 90 ibu hamil di Poli KIA Puskesmas Seririt II. Teknik Sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis menggunakan uji univarat menilai karakteristik dan pengetahuan ibu hamil tentang triple eliminasi. Hasil penelitian menemukan bahwa sebanyak 86,7% ibu hamil masih memiliki pengetahuan yang kurang terkait dengan pemeriksaan triple eliminasi. Kesimpulannya adalah pengetahuan ibu hamil masih sangat kurang tentang pentingnya pemeriksaan triple eliminasi di Puskesmas Seririt II.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG METODE KONTRASEPSI PASCA SALIN (ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM) DI PUSKESMAS SERIRIT 2 Ni Ketut Deni; Ketut Eka Larasati Wardana; Kadek Ayu Suarmini; Agus Ari Pratama
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.238 KB)

Abstract

Peningkatan pelayanan KB Pasca Persalinan sangat mendukung tujuan pembangunan kesehatan. Banyaknya calon peserta KB baru (Ibu hamil dan bersalin) yang sudah pernah kontak dengan tenaga kesehatan, diharapkan dengan adanya kontak yang lebih banyak antara penyedia pelayanan kesehatan dengan ibu hamil saat pemeriksaan kehamilan dapat memotivasi mereka untuk menggunakan kontrasepsi segera setelah persalinan.. tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengetahuan Ibu hamil trimester III tentang metode kontrasepsi pasca persalinan di Puskesmas Seririt II. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 30 ibu hamil di Poli KIA Puskesmas Seririt II. Teknik Sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis menggunakan uji univarat menilai karakteristik dan pengetahuan ibu hamil tentang kontrasepsi pasca salin. Hasil penelitian menemukan bahwa sebanyak 47% ibu hamil masih memiliki pengetahuan yang cukup terkait dengan kontrasepsi pasca salin. Kesimpulannya adalah pengetahuan ibu hamil masih tergolong cukup tentang penggunaan alat kontrasepsi pasca salin.
TINGKAT KECEMASAN LANSIA DI MASA PANDEMI COVID 19 DI DESA TANGGUWISIA WILAYAH KERJA PUSKESMAS SERIRIT 1 Ni Made Sophy Pramita; Kadek Ayu Suarmini; Yopita Triguno
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.562 KB)

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda saat ini menimbulkan banyak kekhawatiran terutama bagi para lansia. Kondisi lansia yang rentan apabila terpapar Covid-19 menimbulkan adanya rasa cemas terhadap diri mereka. Untuk itu penting untuk diteliti tingkat kecemasan lansia di masa pandemi covid- 19. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui tingkat kecemasan lansia di masa pandemi Covid-19. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitaif dengan analisis deskriptif . Sampel yang digunakan adalah 86 responden lansia yang memenuhi kriteria inklusi dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian ini didapatkan jika tingkat kecemasan lansia pada masa pandemi Covid-19 Sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan sangat berat (38,37%), kecemasan berat sebanyak 33,72%, dan 27,9% mengalami kecemasan sedang, tidak ada lansia yang mengalami tingkat kecemasan ringan atau tidak cemas. Saran diperuntukkan bagi pemerintah dengan mengembangkan kebijakan terkait penyebaran informasi hoax, pemberian informasi dan edukasi terkait covid-19 oleh tenaga kesehatan dan peningkatan penelitian dengan mengambil analisis kualitatif.