Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI FOSFATIDILKOLIN TERHADAP HERBOSOM EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.) Karlina Amir Tahir; Sartini Sartini; Agnes Lidjaja
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i1.3586

Abstract

Kulit buah Kakao mengandung banyak senyawa bioaktif, salah satunya yaitu flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Kebanyakan senyawa flavonoid ini  bersifat polar atau molekul larut air, diabsorbsi kurang baik karena ukuran partikel yang besar, kemampuan yang sangat terbatas untuk menyeberangi membran biologis yang kaya akan lipid sehingga menghasilkan bioavailabilitas yang kurang baik ketika digunakan secara oral ataupun topikal. Penelitian ini bertujuan untuk membuat Drug Delivery System nanopartikel dengan sistem vesikular yaitu herbosom dari ekstrak kulit buah kakao menggunakan dua perbandingan konsentrasi fosfatidilkolin. Herbosom dibuat dari ekstrak etanol buah kakao dengan metode dispersi mekanik dan penguapan pelarut. Digunakan fosfatidilkolin sebagai polimer dengan perbandingan 1 dan 1,25 (g) terhadap 1 gram sampel ekstrak kulit buah kakao. Pengukuran nanopartikel ini menggunakan Alat Particle Size Analyzer (PSA). Hasil penelitian ini, diperoleh bahwa, dengan perbandingan fosfatidilkolin dan ekstrak kulit buah kakao 1 : 1 (g) dan 1,25 : 1 (g) secara berturut-turut menghasilkan ukuran nanopartikel dan efisiensi penjerapan sebesar 336,31 nm 99,220% dan 408,87nm 99,384%. Disimpulkan bahwa kulit buah kakao berpotensi dibuat dalam bentuk sistem vesikular yaitu herbosom .