Pada hasil perolehan medali yang disumbangkan atlit - atlit pelajar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau berdasarkan cabang olahraga yang telah di ikuti pada even olahraga pelajar masih terdapat beberapa cabang olahraga yang belum mampu menyumbangkan medali. Hal ini menunjukkan masih perlu adanya suatu pembinaan untuk lebih meningkatkan prestasi olahraga. Pada tesis ini akan dijelaskan Peran Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau dalam menunjang program pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga pelajar di Provinsi Riau. Peran Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau dalam menunjang program pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga pelajar di Provinsi Riau melalui Seksi Pembibitan dan pembinaan atlit pelajar berpengaruh pada pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga pelajar di Provinsi Riau. Peran ini dilaksanakan dengan melakukan tugas dan fungsi antara lain mengelola Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) yang saat ini telah dikelola sebanyak 19 cabang olahraga, melakukan indentifikasi data atlet pelajar yang potensial dan berprestasi dengan menjaring even-even olahraga yang membina pertandingan sehingga diperoleh data hasil pertandingan yang menjadi bibit-bibit atlet pelajar berprestasi yang nantinya akan direkrut untuk mengikuti seleksi atlet pelajar PPLP, melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan klub olahraga junior yang sampai saat masih belum terlaksanakan dengan baik ditenggarai belum terdatanya klub-klub olahraga junior, melaksanakan pengendalian pengelolaan pembibitan dan pembinaan atlet pelajar dengan mengirim pengiriman atlet-atlet PPLP ke even-even pertandingan baik tingkat nasional maupun internasional. Dalam melaksanakan Peran Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau dalam menunjang program pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga pelajar di Provinsi Riau ini dipengaruhi oleh faktor pendorong dan faktor penghambat. Faktor pendorong diantaranya adalah dengan telah diterbitkannya aturan undang – undang tentang otonomi daerah dan tentang Sistem Keolahragaan Nasional, Kordinasi yang baik antara para pejabat yang berada di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau, Masih adanya masyarakat atau pemerhati olahraga yang perduli pada Bidang Keolahragaan, Prestasi atlet pelajar yang terus meningkat, Telah tersedianya sekolah keberbakatan olahraga. Sedangkan faktor penghambat diantaranya Dalam melaksanakan pembinaan masih memerlukan dana yang sangat besar, hanya mengandalkan dana APBD Provinsi dan sebagian kecil dari dana APBN, Keterbatasan kuota atlet yang dibina, Belum terdatanya klub-klub olahraga junior secara baik, Belum seluruh pelatih mantan atlet berprestasi Nasional, Perlunya sarana alat – alat olahraga yang bagus dan berkualitas, Belum memasyarakatnya pemahaman tentang PPLP yang ada di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau.