Perilaku agresif yang dimiliki sebagian siswa berawal dari kompleksitas permasalahan yang ada pada keluarganya, sehingga siswa cenderung tidak dapat menerima dan mengelola masalah apalagi menyelesaikannya. Adanya perilaku agresif mendorong peneliti untuk memperbaiki dan menuntaskan masalah yang menjadi penyebabnya dengan cara menguji efektifitas penerapan pendekatan konseling Islami dalam sebuah penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Pendekatan konseling Islami yang dimaksud adalah suatu proses konseling individual yang esensinya mengarahkan klien agar memahami, menerima, menginternalisasi, serta mengaktualisasikan nilai-nilai agama Islam dalam kehidupannya sehingga muncul kekuatan hati dan jiwa untuk kembali kepada fitrahnya. Subjek penelitian adalah siswa kelas 12 IPS 2 SMAN 1 Kota Tasikmalaya tahun pelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling dengan prosedur siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan pendekatan konseling Islami dalam layanan bimbingan dan konseling mampu memperbaiki perilaku agresif sisw; dan (2) melalui penerapan pendekatan konseling Islami siswa memiliki kemampuan untuk menghadapi, mengelola, dan mengentaskan setiap masalah yang dihadapinya.