ABSTRAKMedia tanam mempunyai peranan penting dalam memberikan lingkungan tumbuh yang sesuai untuk pertumbuhan bibit tanaman. Bahan tanaman berupa bibit yang baik dapat diperoleh dari media tanam yang mampu menyediakan unsur hara, air, dan udara yang cukup bagi perakaran sehingga didapatkan media tanam yang optimal untuk meningkatkan pertumbuhan bibit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam terhadap pH, KTK, K-dd, dan pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) somatic embryogenesis (SE). Percobaan ini telah dilaksanakan dari bulan April sampai dengan Juli 2014 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor Sumedang dengan ketinggian tempat ± 835 m di atas permukaan laut (dpl). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 10 perlakuan dengan tiga kali ulangan, setiap ulangan terdiri dari tiga tanaman. Perlakuan yang diberikan yaitu: Kontrol (Tanah : Pupuk Kandang Domba 2:1 ditambah urea 1 g/2 minggu), Tanah : Pupuk Organik Padat Granul (POPG), Tanah : Kompos Kulit Buah Kakao, dan Tanah: Pupuk Kandang Domba dengan perbandingan berturut-turut 1:1, 2:1,3:1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi media tanam memberikan pengaruh yang nyata terhadap pH, KTK, K-dd dengan komposisi tanah dan pupuk kandang domba 1:1 lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya serta tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit kakao SE.Kata kunci: bibit kakao, kompos kulit buah kakao, komposisi media tanam, POPG, pupuk kandang domba, Somatic Embryogenesis.