Dewi Anggraeni
Adjunct Research Associate at the School of Political and Social Inquiry, Faculty of Arts, Monash University, Melbourne, Australia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

From China to Indonesian and to Australia: Two Stories of Struggle for Acceptance Dewi Anggraeni
Jurnal Kajian Wilayah Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Kajian Wilayah
Publisher : Research Center for Regional Resources-Indonesian Institute of Sciences (P2SDR-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.544 KB) | DOI: 10.14203/jkw.v1i2.284

Abstract

Pada kurun waktu beberapa abad, orang China meninggalkan kampung halamannya dalam jumlah besar didorong oleh sebab dan niat yang berbeda-beda. Mereka yang berlayar ke selatan mendarat di kepulauan yang kemudian menjadi bagian dari Republik Indonesia. Ada juga yang tiba di benua selatan yang sekarang dikenal sebagai negara Federasi Australia. Meski beragam, gambaran mental mengenai etnis Cina sangat dibatasi oleh stereotip yang sempit. Di Indonesia, etnis Cina digambarkan sebagai orang-orang yang tanpa ampun mengejar laba, seringkali dengan mengorbankan orang-orang di sekitar mereka, dan enggan membantu kesejahteraan masyarakat tempat tinggal mereka. Di Australia, gambaran etnis Cina yang ada di tengah masyarakat luas berkaitan dengan adaptasi, kebiasaan, dan filsafat kehidupan, yang berbeda dari kebanyakan penduduk yang berlatar belakang etnis dan budaya Anglo-Celtic dan Eropa. Tulisan ini berusaha mengangkat ke permukaan dan menganalisis titik-titik gelap dari topik ini, yaitu aspek-aspek tentang diri mereka yang luput dari pandangan-diri etnis Tionghoa, sekaligus aspek-aspek yang lolos dari radar masyarakat luas yang non-Cina.