Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENDETEKSI KEBANGKRUTAN SECARA DINI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Ika Yunia Fauzia
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 19 No 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2015.v19.i1.92

Abstract

Pendekteksian kebangkrutan secara dini bisa dilakukan dengan baik, ketika seorang pengusaha meng- implementasikan integritas dan kompetensi dalam sistem manajerial, sistem pelaporan akuntansi, sistem penggunaan struktur modal dan sistem ketahanan bisnis dari adanya kecurangan. Ketika telah terjadi kebangkrutan, dalam ekonomi Islam ada istilah yang disebut iflas (pailit) dan orang yang bangkrut dikenali dengan sebutan (muflis). Terkait dengan hukum yang akan dikenakan kepada seorang muflis dikenali dengan sebutan al-hajr. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, metode pengumpulan data menggunakan linier snowball method, di mana peneliti menggali informasi tentang 10 orang pengusaha yang bangkrut dari beberapa responden. Wawancara menggelinding seperti bola salju karena harus mewawancarai satu persatu informan dengan cara persuasif demi menggali informasi penting tentang beberapa penyebab kebangkrutan yang mereka alami. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa mayoritas kebangrutan disebabkan oleh penggunaan struktur modal yang tidak sesuai dengan kualifikasinya, kemudian disusul dengan pelaporan akuntansi yang kurang tepat, selanjutnya buruknya sistem manajemen, kurangnya profesionalitas dan terakhir adanya kecurangan baik dari aspek internal maupun eksternal. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah, pada informan yang bergerak pada bidang usaha kecil menengah saja, dan belum diuji cobakan kepada industri besar. Diharapkan penelitian ini memberikan manfaat bagi para pebisnis, karena sebuah bisnis haruslah mempunyai sistem pencegahan secara dini terhadap kebangkrutan
PASAR MODAL SYARIAH DI INDONESIA Ika Yunia Fauzia
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 1 No. 1 (2011): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2011.1.1.15-40

Abstract

The Birth of shariah capital market in Indonesia is a breakthrough, in order to open a new niche on the trading floor. With distinct segmentation, it is expected that local Moslem investors and Middle Eastern investors will be colouring investment growth in it. The existance of sharia capital markets, will also participate in enhancing the development and the growth of national economic because it can strengthen industries and companies financial position. In which industries and companies engaged in efforts dealing with shariah, which can provide a positive contribution to people’s live. However modern economy will rely heavily on strong capital markets, global competitivenes and also good system. And it is expected that sharia capital market in Indonesia could have strong competitivenes so that can develop, deliver profit and benefit for the community of investors, industry sectors and society in general.