M. Wahyuddin Abdullah
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINAN INTENSI AUDITOR MELAKUKAN TINDAKAN WHISTLE-BLOWING DENGAN PERLINDUNGAN HUKUM SEBAGAI VARIABEL MODERASI M. Wahyuddin Abdullah; Hasma Hasma
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 1 No 3 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.057 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2017.v1.i3.2096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor komitmen organisasi, personal cost of reporting, tingkat keseriusan kecurangan, dan sikap profesionalisme terhadap intensi auditor melakukan tindakan whistle-blowing dengan perlindungan hukum sebagai variabel moderasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja di lingkungan Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data primer yang dikumpulkan melalui survei kuesioner secara langsung. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dan analisis regresi linear berganda dengan uji nilai selisih mutlak untuk hipotesis komitmen organisasi, personal cost of reporting, tingkat keseriusan kecurangan, dan sikap profesionalisme yang dimoderasi oleh perlindungan hukum. Hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa tingkat keseriusan kecurangan dan sikap profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan sedangkan komitmen organisasi dan personal cost of reporting berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap intensi auditor melakukan tindakan whistle-blowing. Analisis variabel moderating dengan pendekatan nilai selisih mutlak menunjukkan bahwa per- lindungan hukum hanya mampu memoderasi tingkat keseriusan kecurangan dan tidak mampu memoderasi komitmen organisasi, personal cost of reporting dan sikap profesionalisme terhadap intensi auditor melakukan tindakan whistle-blowing.
EFEK GREEN ACCOUNTING TERHADAP MATERIAL FLOW COST ACCOUNTING DALAM MENINGKATKAN KEBERLANGSUNGAN PERUSAHAAN M. Wahyuddin Abdullah; Hernawati Amiruddin
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.975 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2020.v4.i2.4145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui efek green accounting terhadap material flow cost accounting dalam meningkatkan keberlangsungan perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015-2017. Total sampel berjumlah 36 dari 4 perusahaan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data menggunakan regresi berganda dan analisis regresi moderating dengan pendekatan nilai selisih mutlak. Analisis regresi linear berganda untuk hipotesis MFCA (biaya produksi, luas area pabrik, dan hasil/nilai produksi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa MFCA (biaya produksi, dan hasil/nilai produksi) berpengaruh positif dan signifikan terhadap green accounting. MFCA (luas area pabrik) berpengaruh negatif dalam meningkatkan keberlangsungan perusahaan. Hasil penelitian terkait variabel moderating menunjukkan bahwa green accounting sebagai variabel moderating memperkuat hubungan antara MFCA (hasil/nilai produksi) dalam meningkatkan keberlangsungan perusahaan. Sebaliknya, dalam hipotesis keempat dan kelima green accounting melemahkan hubungan MFCA (biaya produksi, luas area pabrik) dalam meningkatkan keberlangsungan perusahaan.