Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas pengungkapan tanggung jawab sosial pada laporan keberlanjutan perusahaan yang terdaftar di BEI selama periode 2012-2014. Pengungkapan yang dilakukan oleh perusahaan di setiap industri berbeda-beda, oleh karena itu penelitian ini juga menganalisis secara sub sampel industri agar dapat mengetahui kualitas informasi perusahaan di masing-masing industri. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi yang diungkapkan lebih didominasi oleh informasi yang bersifat kuantitatif. Artinya, perusahaan bukan hanya menyajikan informasi tanggung jawab sosial secara narasi saja, namun juga menyertakan data numeriknya seperti dalam mata uang, bobot, volume, ukuran, dan lain sebagainya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar sampel menggunakan GRI sebagai acuan pelaporan tanggung jawab sosial perusahaan, namun informasi yang disajikan belum mencakup keseluruhan indikator GRI sehingga kebutuhan stakeholder atas informasi tanggung jawab sosial belum dapat terpenuhi dengan maksimal. Namun demikian, peningkatan tren pengungkapan mengindikasikan adanya langkah perbaikan terhadap kualitas informasi pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Meningkatnya perusahaan dalam menerbitkan laporan keberlanjutan menunjukkan bahwa semakin tingginya minat perusahaan di Indonesia mengenai isu sosial dan lingkungan, khususnya pada perusahaan yang termasuk ke dalam industri high profile.