Tataniaga membantu peternak dalam menyalurkan hasil ternaknya agar sampai kepada konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk distribusi pemasaran ayam broiler yang menggunakan pakan herbal; mengukur dan manganalisis keuntungan dan margin yang diperoleh lembaga pemasaran ayam broiler; mengukur dan manganalisis efisiensi pemasaran ayam broiler dengan pakan herbal di Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep. Penelitian dilaksanakan di beberapa tempat yang menjadi rantai tataniaga yaitu di peternakan/produsen (unit usaha program studi Agribisnis Peternakan kampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkep), dan di pasar tradisional Kecamatan Mandalle selaku pedagang pasar/eceran. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2019. Metode yang digunakan yaitu analisis data secara kualitatif dan kuantitatif yaitu menggunakan analisis deskriptif dan matematis. Analisis deskriptif dimaksudkan untuk menguraikan secara kualitatif bentuk distribusi pemasaran ayam broiler yang menggunakan pakan herbal. Analisis matematis dimaksudkan untuk menghitung secara kuantitatif margin pemasaran, keuntungan tiap lembaga pemasaran, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa distribusi pemasaran yang terbentuk hanya terdapat satu rantai tataniaga yaitu Peternakan-Pedagang Eceran-Konsumen. Distribusi pemasaran ayam broiler dengan pakan herbal di Kecamatan Mandalle ini cukup baik, efisien dan diterima masyarakat setempat. Margin pemasaran yaitu Rp. 5.000 (bobot hidup), keuntungan lembaga pemasaran sebesar Rp. 4.130/ekor; distribusi pemasaran dikategorikan efisien karena berada pada kisaran 0 – 33 % yaitu 1,934%.